KRI Karang Pilang 981 Patroli Pemilu di Perairan NTB

Kapal Republik Indonesia (KRI) Karang Pilang 981, membantu kegiatan patroli pengamanan Pemilu 2019 untuk kawasan perairan dan pulau terluar di wilayah Nusa Tenggara Barat.
Newswire | 11 April 2019 18:31 WIB
KRI Silas Papare-386 (kiri), KRI Halasan-630 (kanan) dan KRI Usman Harun-359 (tengah) membentuk formasi taktis dalam Gladi Tugas Tempur (Glagaspur) Tingkat III (L3) Koarmada I di perairan Laut Jawa, Jawa Tengah, Kamis (14/3/2019). Latihan berupa formasi taktis serta latihan menembak tersebut melibatkan sepuluh kapal perang yang diantaranya adalah KRI Bung Tomo-357 dan KRI Kapitan Pattimura-371. - Antara/Ari Bowo Sucipto

Bisnis.com, MATARAM - Kapal Republik Indonesia (KRI) Karang Pilang 981, membantu kegiatan patroli pengamanan Pemilu 2019 untuk kawasan perairan dan pulau terluar di wilayah Nusa Tenggara Barat.

Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Mataram Kolonel Laut Ludi Muharjo di Mataram, Kamis, mengatakan, kegiatan patroli oleh KRI Karang Pilang 981 dikerahkan langsung dari Komando Armada (Koarmada) II Surabaya.

"Kegiatan patrolinya sudah jalan, dua pekan ini sudah melakukan patroli di kawasan perairan NTB," kata Ludi Muharjo.

Selain wilayah NTB, jelasnya, KRI Karang Pilang 981 juga bertugas melaksanakan patroli pengamanan untuk wilayah Bali.

"Jadi komandonya langsung dari Koarmada (Komando Armada) II Surabaya, begitu juga personelnya yang bertugas," ujarnya.

Kegiatan dari KRI Karang Pilang 981 juga dijelaskan sebagai sarana tambahan dalam membantu Lanal Mataram melaksanakan giat patroli pengamanannya.

Dari Lanal Mataram, kata dia, giat patroli dilakukan dengan menerjunkan tiga Kapal Angkatan Laut (KAL).

Terkait dengan pendistribusian surat dan kotak suara ke pulau-pulau kecil atau pun pemukiman warga yang berada di daerah terluar, Danlanal Ludi mengaku belum ada permintaan bantuan dari pihak pelaksana pemilu.

Namun dia mengatakan bahwa Lanal Mataram siap kapan pun jika diminta untuk membantu dalam pendistribusiannya.

"Sejauh ini belum ada perintah dari sana (pelaksana pemilu), tapi biasanya permintaan bantuan itu ada, jika diminta kita selalu siap memberikan dukungan," ucapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
ntb, Pilpres 2019

Sumber : Antara
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top