Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

BNI Siapkan Kredit Bunga Rendah untuk Pembelian Kendaraan Listrik

BNI sebagai pemegang ESG dengan rating A siap mendukung transisi energi di Indonesia, khususnya di kawasan pariwisata seperti Bali.
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 04 November 2022  |  21:59 WIB
BNI Siapkan Kredit Bunga Rendah untuk Pembelian Kendaraan Listrik
Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk. Royke Tumilaar didampingi jajaran Direksi lainnya memberikan paparan di sela-sela kunjungan BNI ke kantor redaksi Bisnis Indonesia di Jakarta, Senin (11/7/2022). Bisnis - Arief Hermawan P
Bagikan

Bisnis.com, MANGUPURA – PT.Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI (BBNI) siap memberikan kredit atau pembiayaan berbasis green energy  untuk mendukung percepatan transisi Indonesia ke energi terbarukan.

Direktur Utama BNI, Royke Tumilaar, menjelaskan BNI siap memberikan kredit dengan bunga rendah bagi masyarakat yang ingin membeli kendaraan listrik, baik itu sepeda motor listrik maupun mobil listrik.

“Kami akan berikan bunga rendah di bawah empat persen. Nanti akan masuk ke pembiayaan Multiguna jika ada masyarakat ingin membeli kendaraan listrik,” jelas Royke di sela Acara pembukaan Outlet Digital Channel di Nusa Dua, Jumat (4/11/2022).

Menurut Royke, dengan kredit bunga rendah masyarakat akan lebih cepat beralih ke kendaraan listrik, sehingga target net zero emission pada 2050 bisa tercapai. BNI sebagai pemegang ESG dengan rating A siap mendukung transisi energi di Indonesia, khususnya di kawasan pariwisata seperti Bali.

Selain kredit kendaraan listrik, BNI juga akan melakukan pembiayaan untuk pemasangan solar panel, hingga pembiayaan berbagai proyek yang berbasis green energy. Menurut Royke selama pembiayaan tersebut visible atau dinilai layak BNI akan siap membiayai “Semakin banyak proyek green energy dan visible kami dengan senang hati akan membiayai,” ujar Royke

Untuk target realisasi pembiayaan, Royke menjelaskan target realisasi pembiayaan green energy mengikuti target pembiayaan BNI pada 2023 yang ditarget tumbuh 7 hingga 9 persen. Kredit berbasis green energy salah satu langkah transformasi BNI untuk sebagai Bank yang mendukung net zero emission Indonesia dan global. BNI juga bekerjasama dengan PLN dalam membangun SPKLU di kantor BNI yang ada di Jakarta dan Bali.

Masuknya perbankan di pembiayaan berbasis green energy dinilai akan mampu mempercepat transisi energi Indonesia, karena masyarakat akan memiliki alternatif pembiayaan untuk beralih ke EBT seperti pembelian kendaraan listrik, pemasangan solar panel untuk PLTS Atap.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

kredit bali
Editor : Feri Kristianto
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top