Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Koperasi di Bali Menerima Stimulus Usaha

Pemberian bantuan stimulus usaha ini bertujuan untuk menunjang kelangsungan usaha Koperasi akibat pendemi Covid-19.
Luh Putu Sugiari
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com 02 Juni 2020  |  11:30 WIB
Koperasi Kakao di Bali sukses tembus pasar cokelat dunia. - KEMENKOP
Koperasi Kakao di Bali sukses tembus pasar cokelat dunia. - KEMENKOP

Bisnis.com, DENPASAR — Sebanyak 758 Koperasi binaan provinsi dan kabupaten/kota menerima bantuan stimulus usaha dari Pemerintah Provinsi Bali.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Bali I Wayan Mardiana menjelaskan pemberian bantuan stimulus usaha ini bertujuan untuk menunjang kelangsungan usaha Koperasi akibat pendemi Covid-19.

“Stimulus ini sesuai dengan Keputusan Gubenur mengenai penyelamatan usaha di tengah Covid-19,” katanya di Kantor Gubernur Bali, Selasa (2/6/2020).

Dia merinci jumlah koperasi binaan provinsi yang mendapat bantuan sebanyak 93 koperasi dan binaan kabupaten/kota sebanyak 665 koperasi, sementara yang lainnya masih menunggu proses kelengkapan administrasi.

Adapun nominal bantuan stimulus usaha yang diberikan untuk koperasi binaan provinsi senilai Rp30.000.000 dan koperasi binaan kabupaten/kota Rp10.000.000.

Gubenur Bali I Wayan Koster mengatakan akan ada 4.000 koperasi di Pulau Dewata yang akan menerima stimulus usaha ini, dengan catatan seluruh koperasi tersebut telah memenuhi syarat melalui proses verifikasi. Seperti aktifnya aktivitas koperasi, adanya alamat koperasi yang jelas, adanya pengurus dan jadwal kegiatan berjalan dengan lancar.

“Stimulus usaha ini diberikan karena usaha koperasi kurang berjalan baik dalam hal pemasaran, sehingga diharapkan nantinya produksi bisa berkelanjutan setelah adanya stimulus,” tuturnya.

Koster menjelaskan stimulus ini dapat digunakan sebagai biaya operasional, seperti membayar listrik dan membayar gaji pegawai. Namun diakhir tetap ada pertanggungjawaban yang harus dilaporkan.

Ketua Koperasi Nawa Eka Cita Denpasar I Nyoman Sudarsa mengungkapkan, stimulus usaha yang diterimanya ini dirasa sangat membantu kelangsungan usaha koperasi yang dikelolanya. Sebab sejak adanya Covid-19, penurunan pendapatan sudah mencapai 50 persen lebih. Di sisi lain, pihaknya tetap harus memberlakukan kebijakan relaksasi kepada anggota.

“Kami di koperasi tetap berikan kemudahan cicilan kepada anggota, berupa kemudahan pembayaran pokok dan bunga kredit,” ungkapnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali koperasi
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top