Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Dampak Covid-19, Konsumsi Listrik Rumah Tangga di Bali Diprediksi Naik 5%

Tingkat konsumsi listrik untuk rumah tangga di Bali pada Maret diprediksi mengalami kenaikan sebesar 5% jika dibandingkan periode sama tahun lalu.
Luh Putu Sugiari
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com 31 Maret 2020  |  09:34 WIB

Bisnis.com, DENPASAR—Tingkat konsumsi listrik untuk rumah tangga di Bali pada Maret diprediksi mengalami kenaikan sebesar 5% jika dibandingkan periode sama tahun lalu.

 

GM PLN Distribusi Bali I Nyoman Suwarjoni Astawa mengatakan kenaikan itu disebabkan oleh banyaknya masyarakat beraktivitas di rumah akibat merebaknya wabah Covid-19. Seluruh siswa dan sejumlah karyawan di Pulau Dewata kini memutuskan belajar dan bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

 

"Anak yang biasanya di sekolah sekarang di rumah, AC pasti nyala, begitupun dengan Bapaknya yang bekerja dari rumah menghidupkan komputer  dengan memanfaatkan listrik, TV juga pasti nyala terus," katanya saat dihubungi, Senin (30/03/2020).

 

Dia mengatakan meskipun sektor rumah tangga mengalami kenaikan, tetapi tidak dapat menopang total penyaluran listrik dari PLN secara keseluruhan. Hal itu dikarenakan, konsumsi terbesar energi listrik di daerah ini masih didominasi oleh sektor bisnis yang kini mengalami penurunan hingga 15% pada Maret ini.

 

Sektor ini terutama ditopang oleh industri perhotelan, restoran dan mall yang kin mengalami penurunan drastis dari segi hunian kamar dan kunjungan wisman. Bahkan, khusus mall, tiga pusat perbelanjaan di Denpasar dan Badung kini sudah memutuskan menutup operasional untuk mengantisipasi penyebaran virus Covid-19.

 

"Mulai dari Maret, hotel, restoran dan mall di Bali sudah merasakan dampak virus corona ini, sehingga dari analisis terjadi penurunan hingga 15 persen dari bulan sebelumnya," tuturnya.

 

Dia menegaskan kondisi Maret tahun ini lebih rendah jika dibandingkan dengan tingkat konsumsi listrik PLN Bali secara keseluruhan yang mengalami kenaikan 3% pada tahun lalu. Jika kondisinya masih seperti sekarang, dia Suwarjoni memperkirakan pada April tingkat konsumsi listrik di destinasi pariwisat aini bisa tumbuh negative apabila dibandingkan dengan periode sama tahun lalu.

 

 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

PLN konsumsi
Editor : Feri Kristianto
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.
0 Komentar

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top