Provinsi NTT Distribusikan 43 Ekor Sapi Kurban

Bantuan 43 ekor sapi senilai Rp500 juta sebagai hewan kurban pada Idul Adha 1440 Hijriah untuk 22 kabupaten dan kota.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 08 Agustus 2019  |  11:21 WIB
Provinsi NTT Distribusikan 43 Ekor Sapi Kurban
Empat sales promotion girl (SPG) menunggu pembeli hewan untuk kurban di Depok, Jawa Barat, Kamis (1/8/2019). Strategi penjualan menggunakan SPG berbusana ala koboi tersebut untuk menarik minat pembeli hewan kurban menjelang Idul Adha. - Antara/Asprilla Dwi Adha

Bisnis.com, KUPANG — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur mendistribusikan bantuan 43 ekor sapi senilai Rp500 juta sebagai hewan kurban pada Idul Adha 1440 Hijriah untuk 22 kabupaten dan kota di daerah berbasis kepulauan itu.

Asisten I Bidang Pemerintahan Sekretaris Daerah Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Timur Djamal Ahmad di Kupang, Kamis (8/8/2019), mengatakan 43 hewan kurban itu bantuan Gubernur NTT Viktor Bungtilu Laiskodat dan Wakil Gubernur Josef A. Nae Soi.

Ia menjelaskan masing-masing kabupaten/kota menerima bantuan dua hewan kurban yang terdiri atas satu ekor sapi dari Gubernur Viktor Bungtilu Laiskodat dan satu ekor sapi dari Wakil Gubernur Josef A Nae Soi.

"Hewan kurban bantuan Gubernur dan Wakil Gubernur NTT itu telah didistribusikan ke kabupaten/kota di NTT sebagai hewan kurban pada Hari Raya Kurban Minggu (11/8)," kata dia.

Ia mengatakan hewan kurban dari Pemprov NTT untuk membantu kaum duafa daerah itu sehingga mereka dapat merayakan Hari Raya Kurban dengan suka cita.

Pemprov NTT juga mendistribusikan 10 ekor sapi yang dialokasikan dari Biro Pemerintahan Sekretaris Daerah NTT untuk sejumlah masjid di provinsi itu.

Djamal Ahmad mengatakan pada 2019 bantuan hewan kurban dari Pemprov NTT dilakukan secara merata kepada 22 kabupaten dan kota di provinsi itu.

"Bantuan hewan kurban sebelumnya jumlahnya terbatas sehingga hanya beberapa kabupaten/kota yang mendapat bantuan hewan kurban dari pemerintah NTT, namun pada tahun 2019 dilakukan secara merata untuk semua kabupaten/kota," kata Djamal Ahmad.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
hewan kurban

Sumber : Antara
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top