Arus Kendaraan Keluar Bali Saat Mudik Diprediksi Naik 5%

Oleh: Feri Kristianto 07 Juni 2018 | 11:20 WIB
Arus Kendaraan Keluar Bali Saat Mudik Diprediksi Naik 5%
Tol Bali Mandara/Youtube

Bisnis.com, MANGUPURA — Arus pemudik dari Bali menuju Jawa Timur dan Lombok pada tahun ini diprediksi akan mengalami kenaikan sebesar 5% dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Puncak arus mudik dari Pulau Dewata ke Pelabuhan Gilimanuk dan Padangbai diperkirakan terjadi pada 8-9 Juni 2018. Prediksi itu didasarkan para lebih panjangnya libur yang diberikan oleh sejumlah pengusaha di Bali.

“Dari analisa kami dan kepolisian, dengan libur panjang, rekan-rekan sudah akan mudik dan bisa jadi besok sudah mulai karena libur mulai besok [Hari Raya Kuningan],” tutur Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Bali I Gusti Ngurah Sudarsana ketika ditemui di Terminal Mengwi, Kamis (7/6/2018). 

Berdasarkan prediksi Dishub Bali, jumlah kendaraan roda dua dan roda empat yang akan melintasi Gilimanuk pada libur Idulfitri 2018 sebanyak 136.023 unit dan 129.539 unit. Sementara itu, kendaraan roda dua dan roda empat yang melintasi Padangbai sebanyak 23.325 unit dan 10.229 unit.

Sudarsana mengatakan persiapan antisipasi meningkatnya volume kendaran sudah dilakukan sejak bulan lalu. Dishub Bali melibatkan kepolisian dan petugas terkait untuk membantu memperlancar arus kepulangan pemudik ke kampung halaman.

Di sepanjang jalur akan disiapkan posko angkutan Lebaran bagi pemudik. Polda Bali sudah menyiagakan 98 pos pengamanan di sepanjang lintas Denpasar-Gilimanuk maupun Denpasar-Padangbai. 

Daerah berpotensi macet di jalur Denpasar-Gilimanuk terdiri dari lima titik yang tersebar di Samsam, Megati dan Selemadeg Kabupaten Tabanan, serta di Beringkit dan Kapal Kabupaten Badung. Adapun daerah yang rawan kecelakaan sebanyak enam titik dan tersebar di Badung, Tabanan, serta Jembrana.

“Laporan ke kami semua sudah siap tapi saya tidak yakin makanya kami tinjau hari ini. Di Gilimanuk tentu akan lihat situasi kondisi dan kami sudah koordinasi, mudah-mudahan situasi sedikit ada peningkatan,” paparnya.

Sudarsana melanjutkan di sejumlah ruas juga sudah disediakan 23 pos kesehatan dilengkapi dengan dokter yang siap melayani pemudik. Pemudik disarankan untuk tetap mawas diri dengan kemampuan mengendari dan beristirahat jika merasa lelah.

Khusus di Pelabuhan Gilimanuk, kondisinya diharapkan normal dan tidak terjadi perubahan cuaca yang mengganggu jadwal penyeberangan.

Editor: Annisa Margrit

Berita Terkini Lainnya