Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Arus Mudik, 25.000 Penumpang Menyeberang dari Pelabuhan Kayangan

Pemudik mulai memadati pelabuhan biasanya pada sore hari dan semakin padat pada malam hari.
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 30 April 2022  |  20:59 WIB
Arus Mudik, 25.000 Penumpang Menyeberang dari Pelabuhan Kayangan
Pantauan CCTV antrean kendaraan di Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur. - Istimewa

Bisnis.com, MATARAM - PT ASDP Cabang Kayangan mencatat jumlah penumpang yang menyeberang dari Pelabuhan Kayangan, Lombok Timur menuju pulau Sumbawa pada puncak arus mudik mencapai 25.000 orang.

Manager Usaha PT ASDP cabang Kayangan, Muhariani Eka Rossy, menjelaskan penumpang didominasi oleh pemudik tujuan Sumbawa hingga Bima. "Dalam satu hari mulai 27 April hingga 29 April kemarin penumpang yang menyeberang mencapai 7000 orang per hari, kemudian hari ini kami prediksi masih ramai berkisar di angka 5000 penumpang," jelas Eka kepada Bisnis, Sabtu (30/4/2022).

Pemudik mulai memadati pelabuhan biasanya pada sore hari dan semakin padat pada malam hari. Pada puncak arus mudik Jumat (29/4/2022) kemarin, antrean kendaraan penumpang hingga di luar pelabuhan. "Antrean di luar pelabuhan sudah tidak ada, semua sudah masuk pelabuhan hari ini," kata Eka.

Jika dibandingkan dengan kondisi normal, jumlah penumpang meningkat hingga 700 persen, Eka menjelaskan, saat kondisi normal penumpang yang menyeberang hanya 1000 orang per hari. Jumlah kapal yang beroperasi pada puncak arus mudik sejumlah 13 kapal.

"Kami beroperasi selama 24 jam untuk melayani pemudik, operasi kapal per hari 12-13 kapal tergantung kebutuhan. Kami juga menyediakan vaksin booster untuk penumpang yang membutuhkan vaksin," kata Eka. (K48)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

lombok ntb Mudik Lebaran sumbawa
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top