Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kunjungan Wisatawan Anjlok, Karyawan DTW Ulundanu Beratan Digaji Harian

Sepinya kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik ke objek Daya Tarik Wisata (DTW) Ulundanu Beratan, Tabanan, membuat skema gaji pegawai DTW berubah total.
Harian Noris Saputra
Harian Noris Saputra - Bisnis.com 18 Februari 2021  |  13:51 WIB
Wisatawan menikmati objek wisata Ulundanu Beratan, Tabanan, Bali - Instagram @ulundanuberatan
Wisatawan menikmati objek wisata Ulundanu Beratan, Tabanan, Bali - Instagram @ulundanuberatan

Bisnis.com, DENPASAR - Sepinya kunjungan wisatawan mancanegara maupun domestik ke objek Daya Tarik Wisata (DTW) Ulundanu Beratan, Tabanan, membuat skema gaji pegawai DTW berubah total.

Jika awalnya gaji pegawai diberikan mengikuti upah minimum regional (UMR) Tabanan ditambah dengan uang makan dan tunjangan lainnya, maka sejak sepinya kunjungan dampak dari pandemi Covid-19, pihak DTW hanya menggaji karyawan dengan sistem harian.

Ketua Perkumpulan DTW Ulundanu Wayan Mustika menjelaskan jika skema kerja karyawan berubah menjadi sistem rolling. "Kami kerja sekarang dengan sistem rolling, setaip minggu karyawan masuk gantian, 3 hari dalam seminggu. Jadi mereka menerima gaji ketika masuk kerja saja," jelasnya kepada Bisnis pada Kamis (18/2/2021).

Walaupun kunjungan sepi dan pendapatan menurun drastis, pihak DTW mengaku tidak merumahkan karyawan hanya merubah skema kerja dan gaji. "Kami memiliki karyawan 80 orang, tidak ada yang kami rumahkan," kata Wayan Mustika.

Saat ini, DTW yang berada di Bedugul, Kabupaten Tabanan ini hanya dikunjungi rata-rata 300 wisatawan setiap bulan. Mustika mengatakan selama tahun 2020 kunjungan hanya 3.600 wisatawan.

Sebelum pandemi Covid-19, DTW Ulundanu Beratan merupakan salah satu objek wisatawan paling ramai di Tabanan, rata-rata ada kunjungan 2.000 per bulan, jika diakumulasi dalam setahun, DTW Ulundanu Beratan dikunjungi 24.000 wisatawan.

Sebelum pandemi Covid-19, dari puluhan ribu kunjungan tersebut, pendapatan DTW Ulundanu Beratan senilai Rp34 miliar. Pendapatan tersebut bersumber dari parkir, tiket wisatawan, dan juga restaurant di DTW Ulundanu.(K48)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali
Editor : Ajijah

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top