Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Jika Karantina Diberlakukan, Aprindo Bali Siap Bantu Pemda Layani Logistik Warga

Asosiasi Perusahaan Ritel Indonesia atau Aprindo Bali menyatakan kesiapannya mereka membantu menyediakan bahan kebutuhan pokok bagi warga apabila pemerintah daerah melakukan karantina wilayah.
Luh Putu Sugiari
Luh Putu Sugiari - Bisnis.com 30 Maret 2020  |  12:42 WIB
Petugas memantau suhu tubuh penumpang menggunakan alat pemindai suhu tubuh yang dipasang di Terminal Penumpang Kapal Pesiar Pelabuhan Benoa, Bali, Minggu (8/3/2020). Selain di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Denpasar juga memasang alat pendeteksi suhu tubuh di Pelabuhan Benoa untuk melakukan pemantauan dan pengawasan kesehatan penumpang kapal yang tiba sebagai upaya antisipasi penyebaran COVID-19 atau virus Corona. ANTARA FOTO - Fikri Yusuf
Petugas memantau suhu tubuh penumpang menggunakan alat pemindai suhu tubuh yang dipasang di Terminal Penumpang Kapal Pesiar Pelabuhan Benoa, Bali, Minggu (8/3/2020). Selain di Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Kelas I Denpasar juga memasang alat pendeteksi suhu tubuh di Pelabuhan Benoa untuk melakukan pemantauan dan pengawasan kesehatan penumpang kapal yang tiba sebagai upaya antisipasi penyebaran COVID-19 atau virus Corona. ANTARA FOTO - Fikri Yusuf

Bisnis.com, DENPASAR - Asosiasi Perusahaan Ritel Indonesia atau Aprindo Bali menyatakan kesiapannya mereka membantu menyediakan bahan kebutuhan pokok bagi warga apabila pemerintah daerah melakukan karantina wilayah.

Ketua Aprindo Bali Anak Agung Agra Putra menegaskan pengusaha ritel siap membantu memberikan pelayanan bahan kebutuhan pokok dengan syarat pemerintah juga ikut membantu pengamanan dan pengaturan masyarakat yang berbelanja. Dia menilai, apparat desa juga dapat dilibatkan apabila kebijakan karantina wilayah benar-benar diputuskan.

“Aparat desa dalam hal ini bisa diberdayakan untuk mengatur masyarakat, bukan melarang orang belanja kebutuhan,”jelasnya melalui pesan tertulis, Senin (30/3/2020).

Dia menjelaskan permintaan kebutuhan pokok di toko-toko ritel anggota Aprindo Bali sejak sebelum Hari Raya Nyepi mengalami peningkatan. Adapun jenis kebutuhan pokok tersebut seperti makanan instan, daging olahan, air minum, minuman kesehatan, vitamin, antiseptik sabun cuci tangan, obat kebersihan rumah tangga seperti pembersih lantai yang mengandung antiseptik, serta pemutih pakaian.

Selain itu, kebutuhan seperti makanan, sayuran hingga buah-buahan segar juga mengalami kenaikan permintaan. Penegasan Arga sesuai dengan kondisi yang ditemui Bisnis di sejumlah toko ritel di daerah Denpasar Barat, di mana untuk kebutuhan yang dijelaskan tersebut banyak kosong. Arga menyatakan untuk saat ini pasokan kebutuhan bagi masyarakat masih terjaga meskipun untuk jenis gula sempat terganggu.

Agra menegaskan pihaknya siap mendukung apabila pemerintah memutuskan kebijakan karantina wilayah. Namun, usul dari pengusaha ritel, agar pemerintah tetap mengizinkan kendaraan logistik kebutuhan pokok melintas. Dengan begitu, ketersediaan kebutuhan pokok tetap terjaga.

Belajar dari pengalaman sehari paska Hari Raya Nyepi, pelaku usaha kesusahan mendapatkan stok kebutuhan karena seluruh akses jalan ditutup oleh aparat desa. Sehari paska Nyepi, gubernur Bali mengimbau masyarakat tetap di rumah tetapi dalam imbaun tersebut juga menginstruksikan agar daerah mengawasi kebijakan. Walhasil, aparat desa menutup seluruh akses lalu lintas untuk mengamankan wilayah dan membuat masyarkat tidak bisa ke luar lingkungan.

“Tidak masalah jika memang harus melakukan lockdown. Tetapi semua masyarakatnya dibuat siap dl, protapnya dan prosedurnya juga harus jelas sampai k aparat terbawah,” jelasnya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

bali Virus Corona covid-19
Editor : Sutarno
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top