Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Pembangkit Tenaga Surya 5 MW Topang MotoGP Mandalika

Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sambelia 5 MegaWatt (MW) di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, mulai beroperasi.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 19 Januari 2020  |  11:28 WIB
Foto area Kuta Beach Park the Mandalika di kawasan KEK Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah,NTB, Minggu (24/2/2019). - ANTARA/Ahmad Subaidi
Foto area Kuta Beach Park the Mandalika di kawasan KEK Mandalika di Desa Kuta, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah,NTB, Minggu (24/2/2019). - ANTARA/Ahmad Subaidi

Bisnis.com, JAKARTA - Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Sambelia 5 MegaWatt (MW) di Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat, mulai beroperasi dan menjadi salah satu penyokong kelistrikan gelaran MotoGP 2021 di Mandalika.

Pembangunan PLTS Sambelia telah dimulai sejak bulan Agustus 2017, dan mulai beroperasi pada akhir Desember 2019. Selain ramah lingkungan, PLTS ini juga berdampak pada efisiensi produksi listrik karena dapat mengurangi penggunaan bahan bakar minyak untuk pembangkit di NTB.

"Sebelumnya di Lombok ada 6 PLTS yakni di Gili Trawangan, Gili Air, Gili Meno, Sengkol, Selong, dan Pringgabaya. ada satu lagi sekarang tambahan di Sambelia, kapasitasnya 5 MW yang beroperasi sejak akhir 2019," kata Kepala Biro Komunikasi Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM, Agung Pribadi di Jakarta, Minggu (19/1/2020).

Diungkapkan pihak PLN, pengoperasian PLTS ini juga memberikan kontribusi positif terhadap bauran energi di NTB utamanya daerah Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan MotoGP Mandalika. Di bulan Juni 2019, PLTS hanya memberikan kontribusi sebesar 0,1 persen terhadap bauran energi di NTB. Namun, pada akhir tahun 2019, kontribusinya meningkat menjadi 2,8 persen.

"Kami terus berkomitmen mengembangkan pemanfaatan EBT di NTB. Rencana jangka panjang, masih akan ada beberapa titik yang akan kita eksplorasi lagi," jelas General Manager PLN Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB), Rudi Purnomoloka.

Rudi menyampaikan, dari sisi biaya produksi, PLTS jauh lebih efisien dibanding pembangkit berbahan bakar BBM (minyak solar). "Selisihnya sekitar Rp 900 per kWH terhadap pembangkit yang menggunakan solar. Meski lebih murah, ini tidak akan mempengaruhi mutu dan kualitas layanan kami kepada masyarakat," tutur Rudi.

Secara keseluruhan, kini PLN telah mengoperasikan tujuh PLTS tersebar di Pulau Lombok. Ketujuh PLTS tersebut mampu menyuplai sebesar 8,5 persen dari daya mampu total pada siang hari untuk sistem Lombok yang mencapai 233 MW.

PLTS Sambelia ini nantinya juga akan memasok listrik untuk Kawasan Ekonomi Khusus Mandalika dan gelaran akbar MotoGP yang akan berlangsung di Mandalika pada tahun 2021.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KEK Mandalika MotoGP

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top