Aktivitas Tambak Garam Ilegal di Oelamasi Kupang Diprotes Warga

Warga Babau mendesak Bupati Kupang Korinus Masneno menghentikan berbagai aktivitas penambangan garam ilegal yang dilakukan sejumlah perusahaan.
Newswire | 07 Mei 2019 16:12 WIB
Ilustrasi - Antara/Zabur Karuru

Bisnis.com, KUPANG – Warga Babau mendesak Bupati Kupang Korinus Masneno menghentikan berbagai aktivitas penambangan garam ilegal yang dilakukan sejumlah perusahaan di kawasan lahan hak guna usaha (HGU) PT Puncak Keemasan Garam Dunia (PKGD).

"Kami telah menyampaikan aspirasi kepada Bupati Kupang Korinus Masneno untuk bersikap tegas terhadap perusahaan-perusahaan yang melakukan aktivitas usaha tambak garam dalam lahan HGU karena semua aktivitas dilakukan tanpa izin," kata tokoh masyarakat Babau, Anus Koa kepada wartawan usai melakukan pertemuan dengan Bupati di Oelamasi, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur, Selasa (7/5/2019).

Ia mengatakan, masyarakat Babau menjadi resah akibat semakin merajalelanya kegiatan usaha tambak garam dilakukan sejumlah perusahaan tanpa izin di daerah ini.

"Aktifitas usaha tambak garam yang dilakukan beberapa perusahaan tidak berizin sehingga meresahkan masyarakat Kabupaten Kupang," kata Anus Koa.

Ia mengatakan, maraknya kegiatan usaha tambak garam dilakukan beberapa perusahaan tanpa izin itu dapat memicu konflik di tengah masyarakat.

"Kami minta pemerintah Kabupaten Kupang untuk segera mengatasi persoalan ini karena dapat memicu konflik horisontal di tengah masyarakat," tegasnya.

Bupati Korinus Masneno dihadapan masyarakat Babau meminta warga tetap menahan diri serta tidak terprovokasi dengan adanya aktifitas usaha tambak garam dilakukan sejumlah perusahaan itu.

Bupati Masneno berjanji segera memanggil perusahaan yang beraktivitas diatas lahan HGU milik PT Puncak Keemasan Garam Dunia (PKGD) untuk dicarikan solusi terkait pemanfaatan lahan HGU untuk usaha tambak garam.

Orang nomor satu di kabupaten yang berbatasan dengan Oecusse, Timor Leste ini berjanji apabila penyelesaian lahan sudah selesai akan turun ke masyarakat melakukan pertemuan dengan masyarakat.

Pantau terus perkembangan Real Count KPU Pilpres 2019, di sini.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
garam

Sumber : Antara
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top
Tutup