112.417 Warga Buleleng Terima KIS, Bisa ke Rumah Sakit Gratis

Sebanyak 112.417 warga di sembilan kecamatan di Kabupaten Buleleng menerima Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang merupakan program nasional dengan nama Universal Health Coverage (UHC).
Newswire
Newswire - Bisnis.com 26 Februari 2019  |  12:07 WIB
112.417 Warga Buleleng Terima KIS, Bisa ke Rumah Sakit Gratis
Menteri Kesehatan Nila Moeloek (kiri) bersama Dirut BPJS Kesehatan Fachmi Idris (kanan) bersiap menyampaikan keterangan pers di kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta, Senin (7/1/2019). Kementerian Kesehatan dan BPJS Kesehatan menyepakati perpanjangan kerja sama dengan rumah sakit yang belum terakreditasi hingga Juni 2019 agar tetap dapat memberikan pelayanan bagi peserta Jaminan Kesehatan Nasional dan Kartu Indonesia Sehat (JKN-KIS). - Antara/Dhemas Reviyanto

Bisnis.com, SINGARAJA – Sebanyak 112.417 warga di sembilan kecamatan di Kabupaten Buleleng menerima Kartu Indonesia Sehat (KIS) yang merupakan program nasional dengan nama Universal Health Coverage (UHC).

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Buleleng Gede Sandhyasa di Singaraja, Selasa, mengatakan KIS "UHC" itu telah diserahkan secara simbolis kepada warga dalam sebuah acara yang dipusatkan di Balai Desa Bengkel Kecamatan Busungbiu pada Senin (25/2) lalu.

"Kecamatan Gerokgak 14.189 jiwa, Seririt 8.526 jiwa , Banjar 8.786 jiwa, Buleleng 8.268 jiwa, Sukasada 9.220 jiwa, Sawan 22.281 jiwa, Kubutambahan 15.737 jiwa, Tejakula 14.564 jiwa dan Kecamatan Busungbiu sebanyak 7.244 jiwa," kata Sandhyasa.

Sandhyasa mengatakan, KIS yang diserahkan kepada masyarakat merupakan program dari UHC yang fungsinya untuk memberikan jaminan kesehatan kepada masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan secara gratis di semua rumah sakit yang ada di Kabupaten Beleleng.

Dalam penyerahan simbolis itu, Bupati Buleleng Putu Agus Suradnyana mengatakan penyerahan kartu KIS atau UHC itu merupakan program nasional sebagai wujud komitmen pemerintah dalam program jaminan kesehatan serta memberikan perlindungan kesehatan bagi masyarakat.

"KIS diberikan pemerintah pusat melalui pemerintah daerah di masing-masing wilayah," katanya.

Bupati Suradnyana mengatakan pembagian kartu KIS ini harus terdistribusi dengan baik sampai kepada yang berhak menerima, sehingga kartu KIS dapat berguna dan dimanfaatkan dengan sebaik baiknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Program Jaminan Kesehatan Nasional ini besar manfaatnya kepada masyarakat yang membutuhkan demi mewujudkan masyarakat yang sehat," katanya.

Selain itu, Bupati Suradnyana juga mengajak masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan lingkungan di sekitarnya serta memanfaatkan halaman rumah sebagai areal tumbuhnya tanaman obat yang bisa dibuat menjadi obat herbal.

"Kalau kita mau, tanaman obat juga bisa membuat kesehatan kita menjadi prima seperti sambiroto yang luar biasa manfaatnya," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
Kartu Indonesia Sehat

Sumber : Antara
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top