Bank Mantap Segera Hadirkan Layanan Digital untuk Pensiunan

PT Bank Mandiri Taspen akan menghadirkan produk layanan digital yang sesuai dengan kebutuhan pensiunan.
Ni Putu Eka Wiratmini | 03 Desember 2018 05:55 WIB
Ilustrasi. - Dwi P.

Bisnis.com, DENPASAR – PT Bank Mandiri Taspen akan menghadirkan produk layanan digital yang sesuai dengan kebutuhan pensiunan pada 219 nanti setelah mendapatkan suntikan dana penambahan investasi sebesar Rp500 miliar dari pemegang saham.
 
Pemegang saham Bank Mantap yakni Bank Mandiri dan Taspen masing-masing memberikan suntikan modal senilai Rp255,8 miliar dan Rp242,2 miliar. Penambahan modal ini juga seiring dengan perubahan komposisi saham.
 
Sebelumnya, saham Bank Mandiri di Bank Mantap sebesar 59,44% terdilusi menjadi 51,05%. Taspen yang sebelumnya 40% meningkat sahamnya di Bank Mantap menjadi 48,39%. Sisa saham masih dipegang oleh minoritas yakni Ida Bagus Made Putra Jandhana sebesar 0,56%.
 
Direktur Utama Bank Mantap Josephus K. Triprakoso mengatakan dengan komposisi 90% nasabah merupakan pensiunan, sudah menjadi kewajiban pihaknya untuk memberikan layanan terbaik. Penambahan investasi sebesar Rp500 miliar akan digunakan untuk mendukung sejumlah target pada 2019 nanti, termasuk menghadirkan layanan digital tersebut.
 
“Nanti tunggu tanggal mainnya,” katanya, Jumat (30/11/2018).
 
Menurutnya, penambahan modal Rp500 miliar telah sesuai dengan target pertumbuhan Bank Mantap di 2019. Bank Mantap sendiri menarget pada 2019 nanti bisnis keseluruhan akan tumbuh sekitar 30-40%.
 
Kata dia, dengan penambahan modal tersebut, para pemagang saham telah mendukung rencana ke depan Bank Mantap. Penambahan modal tersebut telah disesuaikan dengan kebutuhan Bank Mantap untuk mengembangkan bisnis.
 
Bank Mantap sendiri optmistis mampu tetap menjaga Return of Assets (ROA) berada di kisaran 10% walaupun telah terjadi penambahan modal tersebut.
 
“Rencana bisnis ke depan harus ada tambahan modal di situ ada komitmen pemegang sahan untuk mendukung Bank Mantap tumbuh besar,” katanya.
 
Rencana Bank Mantap untuk memindahkan kantor pusat dari Bali ke Jakarta juga masih menunggu izin. Saat ini, Bank Mantap sedang melengkapi semua aspek operasional terkait rencana pemindahan tersebut.
 
Kata dia, Bank Mantap juga akan menambah 51 kantor cabang yang tersebar di beberapa Kota Indonesia. Di Bali sendiri, Bank Mantap telah memiliki 40 lebih kantor cabang.
 
“Sejalan dengan visi misi untuk mensejahterakan dan memberdayakan pensiunan sehingga kita perlu ekspansi, yang pasti di mana banyak kantong pensiunan,” katanya.

Tag : pembiayaan
Editor : Miftahul Ulum

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top