Menteri Siti Prihatin, Pemudik Buang Sampah Sembarangan

Jutaan pemudik yang menggunakan ruas jalan tol sepekan terakhir rupanya meninggalkan masalah kebersihan yang tak elok. Sampah plastik dan bungkus makanan bertebaran di titik-titik peristirahatan mereka, terutama di rest area jalan tol.
JIBI | 14 Juni 2018 16:03 WIB
Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar (kanan) memberikan paparan didampingi Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, saat rapat kerja Komisi VII sehubungan dengan tumpahan minyak di Balikpapan, Kalimantan Timur, di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Senin (16/4/2018). - JIBI/Dwi Prasetya

Bisnis.com, JAKARTA - Jutaan pemudik yang menggunakan ruas jalan tol sepekan terakhir rupanya meninggalkan masalah kebersihan yang tak elok. Sampah plastik dan bungkus makanan bertebaran di titik-titik peristirahatan mereka, terutama di rest area jalan tol.

Rendahnya kesadaran kebersihan para pemudik ini membuat Menteri Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya Bakar, prihatin. Namun, dia mengakui peran pemerintah dalam mengatasi masalah kebersihan ini bisa lebih optimal.

"Selama ini parameter kesuksesan mudik hanya soal kelancaran jalan dan rendahnya kecelakaan, sekarang saya akan minta faktor kebersihan juga diperhatikan," kata Menteri Siti, usai meninjau rest area KM 57 di jalan tol Cikampek, Rabu (13/6/2018).

Permintaan penambahan parameter kesuksesan ini, kata Siti, akan dia sampaikan langsung pada Kementerian Perhubungan dan Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

"Saya akan minta kepada Menteri Perhubungan, Menteri PUPR, juga Menteri BUMN, bahwa untuk mengendalikan dan mengelola arus mudik perlu ditambahin satu parameter, yaitu parameter kebersihan," kata Siti.

"Kesadaran warga tentang budaya bersih dan tanggung jawab masyarakat mengenai sampah masih harus ditingkatkan," kata Siti.

Dia berharap penambahan parameter ini sudah diterapkan untuk mudik tahun depan. Namun, jika Siti akan lebih senang jika parameter kebersihan ini sudah diterapkan lebih cepat pada saat arus balik ke Jakarta, pekan depan.

Siti mengatakan kondisi kebersihan jalan tol ini sudah sampai pada tahap memprihatinkan karena sampah-sampah hampir merata ditemukan sepanjang jalan tol dari Jakarta menuju Cikampek.

Siti juga berujar bahwa sampah-sampah tersebut terpantau berserakan usai kemacetan terjadi saat arus puncak mudik pada Selasa malam, 13 Juni 2018.

"Rata-rata sampahnya jenis kemasan plastik sama kertas bekas nasi bungkus," kata dia.

Untuk itu, Siti melanjutkan, Kementerian Lingkungan juga akan bekerja sama dengan PT Jasa Marga Tbk. sebagai pengelola tol untuk mengelola sampah saat arus mudik dan arus balik.

General Manager Jasa Marga Cabang Jakarta-Cikampek, Raddy R Lukman mengatakan sebagai pengelola tol dirinya juga telah menyediakan sebanyak 42 petugas kebersihan yang dibagi dalam tujuh regu. Mereka bertugas untuk membersihkan jalanan tol dari sampah.

"Namun memang karena kemarin arus puncak mudik jadi banyak pemudik yang berhenti untuk istirahat dan makan atau minum melepas lelah. Saat itulah, diduga mereka membuang sampah," kata Raddy di temui di lokasi yang sama.

 

Sumber : tempo

Tag : Mudik Lebaran 2018
Editor : Nancy Junita

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top