Pembeli Sepi Jelang Lebaran, Pedagang Pasar Kramat Jati Mengeluh

Menjelang Lebaran Idul Fitri Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur terpantau cukup ramai pada Rabu (13/6/2018) petang.
Ilman A. Sudarwan | 13 Juni 2018 18:41 WIB
Pasar Induk Kramat Jati di Jakarta Timur - Jakarta.go.id

Bisnis.com, JAKARTA - Menjelang Idulfitri, Pasar Induk Kramat Jati, Jakarta Timur terpantau cukup ramai pada Rabu (13/6/2018) petang. Beberapa pedagang mengatakan biasanya pengunjung baru akan memadati pasar pada malam hari.

Heri, pedagang cabai berusia 48 tahun mengatakan, kondisi pasar masih belum terlalu ramai. Pun jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya, biasanya pengunjung sudah memadati pasar sejak sore hari. “Pasokan aman tidak ada masalah, yang masalah pembelinya tidak ada,” katanya.

Hal yang sama juga dikatakan oleh pedagang cabai lainnya, Sam. Pria berusia 30 tahun tersebut mengatakan kondisi pasar jelang Lebaran tahun ini tidak seramai tahun lalu.

Tidak begitu banyaknya pengunjung pada petang itu membuat para pedagang menurunkan harga barang dagangannya. Heri, mengaku menjual cabai keriting seharga Rp25.000/kg, lebih rendah dari pada harga yang dijualnya pada malam sebelumnya.

Begitu pula Sam yang menjual dengan harga yang sama untuk cabai keriting. Adapun untuk cabai rawit hijau dan cabai merah besar, dia menjualnya masing-masing seharga Rp27.000/kg dan Rp30.000/kg.

Jika dibandingkan dengan malam sebelumnya, keduanya mengatakan pembeli lebih ramai dan dia bisa menual dengan harga yang lebih tinggi. Heri mengatakan, pada malam sebelumnya dia menjual cabai keriting seharga Rp30.000/kg.

“Mungkin karena libur Lebarannya berbarengan dengan libur sekolah, jadi orang pergi lebih awal dari Jakarta. Menurut saya hari ini cukup sepi, dibandingkan tahun lalu masih lebih ramai,” katanya.

Tag : pasar induk kramat jati, lebaran
Editor : Yusuf Waluyo Jati

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top