BI Kaltara Siapkan Penukaran Uang Senilai Rp1,2 Miliar

Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersinergi dengan lima bank untuk pelayanan penukaran uang kecil bagi masyarakat selama Ramadan.
Eldwin Sangga | 07 Juni 2018 08:50 WIB
Ilustrasi penukaran uang menjelang Lebaran - Antara/Muhammad Adimaja

Bisnis.com, TARAKAN – Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) bersinergi dengan lima bank untuk pelayanan penukaran uang kecil bagi masyarakat selama Ramadan.

Kelima bank tersebut adalah Bank Mandiri, BRI, BCA, BPD Kaltimtara, dan BNI.

Kepala KPw BI Kaltara Hendik Sudaryanto mengatakan BI dan bank-bank tersebut akan menggelar kas keliling di Tarakan. Masyarakat dapat menukarkan uangnya di Taman Berlabuh, Tarakan pada 6-8 Juni 2018 selama pukul 15.00 WITA-17.30 WITA.

Setiap harinya, BI menyiapkan uang senilai Rp1,2 miliar untuk ditukarkan. Uang kecil yang tersedia mulai dari pecahan Rp1.000 hingga Rp20.000.

Hendik menuturkan nominal tersebut termasuk normal untuk memenuhi kebutuhan uang kecil di daerah tersebut.

“Tetapi, kami akan tetap lihat kebutuhan di lapangan. Kalau memang dirasa perlu ditambah, nanti kami akan sesuaikan,” ujarnya kepada Bisnis di Tarakan, Rabu (6/6/2018).

Penukaran uang pecahan kecil ini juga telah ditetapkan jumlah penukarannya. Satu orang hanya dapat menukarkan uang pecahan kecil dengan jumlah Rp3,8 juta.

“Masyarakat menukarkan sesuai kebutuhannya saja. Tidak perlu dibuat menumpuk di rumahnya, pada akhirnya tidak digunakan juga. Disesuaikan saja kebutuhannya untuk pemenuhan dalam rangka Lebaran,” lanjut Hendik.

Untuk membuat suasana lebih nyaman dan menarik, akan turut disediakan hiburan live music dan games, termasuk lomba swafoto. Dia berharap tidak ada lagi masyarakat yang menukarkan uangnya selain di tempat yang telah ditetapkan oleh BI. 

Selain menerima layanan penukaran uang pecahan kecil, BI juga menerima penukaran uang tidak layak edar.

“Khusus uang rusak, nanti rekan-rekan perbankan di lapangan bisa mengarahkan ke pihak BI untuk ditukarkan, karena itu kewajiban kami,” tutur Hendik.

Tag : lebaran, penukaran uang
Editor : Annisa Margrit

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top