Transaksi Nontunai Tol Bali; Mandiri Berhasil Mejual 9.300 Kartu

Beberapa Bank di Bali terus mengupayakan penjualan kartu elektronik dalam rangka menyukseskan Gerakan Nasional Nontunai atau GNNT di Tol Bali pada 1 Oktober 2018.
Ni Putu Eka Wiratmini | 21 Agustus 2017 22:41 WIB
Ilustrasi. - JIBI

Bisnis.com, DENPASAR – Beberapa Bank di Bali terus mengupayakan penjualan kartu elektronik dalam rangka menyukseskan Gerakan Nasional Nontunai atau GNNT di Tol Bali pada 1 Oktober 2018.

Saat ini ada tiga bank yang membuka penjulan kartu di Jasamarga Tol Bali (JBT) yakni Bank Mandiri, BNI, dan BRI.  Penjualan ini mulai digencarkan sejak tiga minggu ini.

Transaction Banking Individual Manager Bank Mandiri Wilayah XI Bali dan Nusa Tenggara Ardan Gumelar mengatakan Bank Mandiri telah melakukan penjualan sejak Juni 2017 atau sebelum lebaran dimulai.

Dia mengklaim Bank Mandiri sebagai partner pertama JBT dalam menyukseskan transaksi non tunai. Sebab, Bank Mandiri sejak tahun 2012 telah mengeluarkan kartu eletronik yang bisa digunakan di Gerbang Tol Otomatis (GTO) JBT.

Sementara, sejak menjual kartu elektronik pada Juni 2017 hingga saat ini sudah sebanyak  9.300 kartu terjual. Dengan rata-rata dalam satu hari terjual sebanyak 143 kartu.  

“Kami terus berupaya menjual kartu sebanyak mungkin di mana tenaga sales ketika sepi di tol kami minta langsung pindah ke bandara atau lampu merah yang ramai pengendaranya,” sebutnya, Senin (21/8/2017).

Kata dia, selain berjualan di tol, pihanya juga melakukan sosialisasi ke instansi-instansi, melakukan sms blast, sosialisasi langsung ke nasabah yang berkunjung ke bank, melakukan branding pada event-event, dan pemasangan spanduk di lokasi strategis. “Terakhir kita sosialiasi dengan ikatan alumni politeknik.” 

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
dwgl

Editor : Pamuji Tri Nastiti

Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya


Top