Wisman ke Bali Periode Sembilan Bulan Naik 2% (YoY)

Oleh: Ni Putu Eka Wiratmini 01 November 2018 | 15:34 WIB
Wisman ke Bali Periode Sembilan Bulan Naik 2% (YoY)
Calon penumpang pesawat berada di Terminal Internasional Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai./ANTARA-Fikri Yusuf

Bisnis.com, DENPASAR – Jumlah wisman ke Bali selama September 2018 turun sebesar 3,11% dibandingkan bulan sebelumnya namun naik 0,98% jika dibanding periode sama tahun lalu.

Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Bali pada September 2018 tercatat mencapai 555.903 kunjungan. Wisman yang datang melalui bandara sebanyak 555.888 kunjungan dan yang melalui pelabuhan laut sebesar 15 kunjungan.

Kepala BPS Bali Adi Nugroho memerinci wisman yang tercatat paling banyak datang ke Bali pada September 2018 adalah kebangsaan Tiongkok 22,91%, Australia 19,93%, Jepang 4,94%, Inggris 4,90%, Jerman 4,45%, India 4,13%, Perancis 3,78%, Amerika Serikat 3,46%,Malaysia 3,28%, dan New Zealand 2,39%.

Kata dia, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, penurunan jumlah wisman yang cukup dalam pada September 2018 adalah kebangsaan Perancis sebesar 35,30%. Penurunan selanjutnya disusul oleh wisman dari Jepang yang sebesar 15,81%. Sebaliknya, wisman Malaysia mengalami peningkatan sebesar 40,60%.

Jika dibandingkan dengan periode sama tahun lalu, penurunan terdalam pada September 2018 dialami wisman yang berasal dari Jepang sebesar 11,85%.

“Hal yang berbeda ditunjukkan wisman New Zealand yang menunjukkan peningkatan hingga ratusan ribu persen. Hal ini diduga terkait dipermudahnya akses penerbangan langsung Auckland (New Zealand) – Denpasar,” katanya, Kamis (1/11/2018).

Secara kumulatif, pada periode Januari – September 2018, wisman yang datang langsung ke Bali tercatat mencapai 4.647.040 orang. Jumlah ini lebih tinggi 2% dibanding periode sama tahun lalu yang tercatat mencapai 4.608.980 orang. Negara yang mengalami peningkatan jumlah wisman terbesar pada periode Januari – September 2018 berasal dari India, yang tercatat sebesar 33,42%.

“Sementara penurunan jumlah wisman terendah pada periode ini berasal dari Korea Selatan sebesar 26,73%,” katanya.

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya