Denpasar Kebut Penyelesaian Masterplan Smart City

Oleh: Feri Kristianto 23 Oktober 2018 | 17:07 WIB
Denpasar Kebut Penyelesaian Masterplan Smart City
Smart City. /Bisnis.com

Bisnis.com, DENPASAR—Kota Denpasar mengebut pembuatan masterplan program smart city yang sudah digaungkan oleh pemerintah pusat.

Kadis Kominfo Denpasar I Dewa Made Agung mengatakan pihaknya sudah melakukan berbagai kegiatan yang terbagi dalam empat tahapan sejak awal Oktober ini untuk membuat kerangka masterplan yang komprehensif dan aplikatif.

Adapun yang menjadi quick win dari masterplan smart city Kota Denpasar yakni Smart Heritage Market, Smart river Walk, dan Story Talling Kota Denpasar.

“Kami mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu suksesnya penyusunan masterplan smart city dan quick win Kota Denpasar hingga saat ini,” jelasnya, dikutip dari siaran pers Selasa (23/10/2018).

Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra menjelaskan bahwa dalam setiap dimensi zaman tentu semua pihak akan dihadapkan dengan permasakahan yang berbeda.

Karena itu, perkembangan di segala lini harus terus dilakukan, seperti halnya smart city. Pihaknya menilai bahwa penerapan smart city tidak akan maksimal jika dukungan dari sektor terbawah belum mumpuni. 

“Di Kota Denpasar yang dibangun lebih dahulu adalah sektor terbawah mulai dari desa dan kelurahan, sehingga nantinya seluruh instansi dari tingkat terbawah hingga yang tertinggi terkoneksi dengan apik dalam satu wadah smart city,” jelasnya.

Lenih lanjut dikatakan, smart city di Kota Denpasar ini bukanlah produk baru, melainkan pengembangan dari beberapa inovasi yang telah ada sebelumnya. Seperti smart goverment serta pelayanan lainya yang tentunya bertujuan untuk memberi kemudahan layanan bagi masyarakat.

Dia mengharapkan seluruh elemen mampu menjadi user yang baik hingga lini terbawah seperti halnya desa dan kelurahan yang kini secara merata telah terkoneksi dengan smart city agar terus dimaksimalkan, sehingga penerapan di sektor teratas dapat berjalan maksimal.

Executive Staf Kepresidenan Deputi 1 Robertus Theodore selaku pendamping untuk memonitoring implementasi Smart City di Kota Denpasar mengatakan secara umum Kota Denpasar dengan beragam ciri khasnya sangat mendukung penerapan smart city.

Dia mengatakan ada beberapa sektor smart city seperti halnya samart heritage dan smart river walk yang menjadikan ibu kota Bali yang paling unik dari kota lainya. 

“Ini sangat baik untuk diterapakan, dimana program smart city merupakan kebutuhan zaman yang tidak bisa kita hindari, namun di Kota Denpasar penerapanya dapat beriringan dengan saling melengkapi tanpa menghilangkan seni, budaya serta kearifan lokal yang sudah ada, saya kira daerah lain sangat sulit meniru Kota Denpasar terkait keunikan penerapan smart city ini,” paparnya.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya