Apron Ngurah Rai Hasil Reklamasi Lolos Verifikasi

Oleh: Feri Kristianto 26 September 2018 | 18:47 WIB
Apron Ngurah Rai Hasil Reklamasi Lolos Verifikasi
Pesawat Garuda Indonesia saat uji coba apron baru hasil reklamasi Bandara Ngurah Rai.

Bisnis.com, DENPASAR – Apron Bandara I Gusti Ngurah Rai hasil dari reklamasi seluas 8 Ha di sisi barat dan apron sisi timur, dinyatakan lolos verifikasi dan bisa difungsikan.

Penegasan itu diberikan oleh tim dari Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan RI paska melaksanakan verifikasi dan evaluasi perluasan apron, selama 2 hari terhitung mulai dari 24 – 25 September 2018.

Verifikasi dilakukan oleh Tim Inspektur Navigasi Penerbangan, perwakilan dari Subdirektorat Standardisasi Bandar Udara, serta perwakilan dari Subdirektorat Peralatan dan Utilitas Bandar Udara serta Perwakilan dari Direktorat Keamanan Penerbangan.

Prasetiyohadi, Kasi Verfikasi Bandar Udara, mengatakan verifikasi dan evaluasi final ini meliputi proses verifikasi di apron barat dan apron timur dengan pengukuran perkuatan apron.

Kemudian, kata dia, dilanjutkan pengecekan fasilitas Gedung VVIP, Gedung Base Ops TNI AU Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai, Line Maintenance, Sewage Treatment Plant (STP) dan Gedung Parkir bertingkat serta utilitas pendukung.

“Didapatkan kesimpulan, bahwa secara umum seluruh fasilitas Bandar Udara baik Apron baru sisi barat dan sisi timur serta fasilitas pendukung lainnya untuk mendukung program Annual Meeting IMF-WBG 2018 dinyatakan siap dioperasikan,” ujarnya dalam siaran pers, Rabu (26/9/2019).

Pesawat yang melakukan uji coba pertama adalah Lion Air dengan nomor penerbangan JT-2622 rute Pudong – Denpasar tepat berhenti pada parking stand nomor 57 di apron barat pada pukul 09.20 WITA dengan membawa 98 penumpang. Selain itu, uji coba pada proyek apron timur, Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-727 rute Perth – Denpasar tepat berhenti pada parking stand nomor 61 pada pukul 11.41 WITA dengan membawa penumpang 160 penumpang.

Pras mengataka kegiatan Annual Meeting IMF-WBG 2018 ini merupakan ajang yang membawa nama Negara Indonesia dan Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai diharapkan dapat memberikan pelayanan yang maksimal.

Secara khusus pihaknya berharap apron baru ini mampu menampung kebutuhan operasional penerbangan untuk melayani seluruh delegasi Annual Meeting IMF-WBG 2018 tanpa mengurangi pelayanan kepada penumpang dan jadwal penerbangan reguler lainnya.

“Mewakili manajemen Bandar Udara I Gusti Ngurah Rai saya mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang mendukung kelancaran kegiatan proses pengembangan, sehingga pada hari ini pengoperasian apron barat dan apron timur sudah bisa dilakukan," ungkap Sigit Co GM Ngurah Rai.

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya