Bandara Ngurah Rai Terapkan Sistem Nontunai Bagi Penyewa Gerai

Oleh: Newswire 20 September 2018 | 13:33 WIB

Bisnis.com, DENPASAR – Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, menerapkan sistem pembayaran nontunai bagi seluruh pelaku usaha kecil menengah yang memanfaatkan jasa, termasuk sewa ruangan, untuk mendorong efisiensi dan transparansi keuangan.

"Ini arahnya mempermudah transaksi kami dengan penyewa untuk proses pembayaran biar tepat waktu dan akurat sehingga tidak ada selisih antara tagihan dan pembayaran," kata General Manager Bandara Ngurah Rai Yanus Suprayogi di Denpasar, Kamis (20/9/2018).

Pengelola bandara itu menggandeng Bank BRI untuk pembayaran yang dapat dilakukan melalui layanan "virtual account" kepada sekitar 138 gerai dari 65 perusahaan yang beroperasi di bandara tersebut.

Dalam 16 digit nomor rekening virtual itu, terdapat sejumkah kode, diantaranya cabang Angkasa Pura I, mitra usaha dan jasa yang dimanfaatkan.

Pembayaran dapat dilakukan di seluruh jaringan bank BUMN itu seperti ATM, layanan perbankan dalam jaringan, serta seluruh unit kerja termasuk Brilink dan jaringan ATM bersama, link dan prima.

Selain itu pembayaran antarbank juga bisa dilakukan dengan menambahkan kode bank tujuan.

Metode pembayaran kekinian itu dinilai akan memudahkan kedua pihak karena langsung terhubung dengan sistem di Angkasa Pura I dengan sistem yang ada di bank.

Pihaknya menyebutkan metode pembayaran dengan BRI tersebut akan menjadi yang pertama di Bali, sekaligus serentak pada 13 bandara yang berada di bawah naungan Angkasa Pura I.

Sebelumnya, metode pembayaran sudah dilakukan secara elektronik yakni melalui transfer ke rekening giro, namun hal itu masih belum optimal, mengingat sumber dari pembayaran tagihan yang belum terdeteksi otomatis.

Untuk memaksimalkan metode pembayaran yang baru itu, Bandara Ngurah Rai, kemudian melakukan sosialisasi kepada pelaku usaha yang memanfaatkan jasa di daerah setempat.

Bank Indonesia mendorong semua pihak untuk mengalakkan transaksi keuangan nontunai melalui gerakan nasional nontunai (GNNT).

GNNT diharapkan mendorong efisiensi, akuntabilitas dan transparansi serta rekam jejak yang jelas dalam setiap metode pembayaran.

Sumber : Antara

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya