Polda Bali Menyiagakan 2.888 Personel Operasi Mantap Brata

Oleh: Newswire 19 September 2018 | 09:49 WIB
Polda Bali Menyiagakan 2.888 Personel Operasi Mantap Brata
Ilustrasi./Antara

Bisnis.com, DENPASAR – Kepolisian Daerah Bali menyiagakan 2.888 personel dalam operasi Mantap Brata 2018 dalam mengawal setiap tahapan pelaksanaan Pemilihan Umum Presiden dan pemilu anggota legislatif selama setahun ke depan.

"Upaya cipta kondisi melalui Operasi Mantap Brata ini, Polda Bali mencegah kerawanan menjelang tahun politik serentak di Indonesia umumnya dan di Bali khususnya," kata Wakil Kepala Kepolisian Daerah Bali Brigjen Pol. I Wayan Sunartha usai memimpin apel di Lapangan Niti Mandala Renon, Denpasar, Rabu (26/9/2018).

Dengan melakukan operasi ini, diyakini jenderal bintang satu ini, Polda Bali telah mengantisipasi kerawanan di Pulau Dewata dengan prinsip preentif dan preventif, yang juga menjadi komitmen Polri untuk terus bekerja keras agar pelaksanaan Pilpres dan pemilu anggota legislatif berjalan lancar.

"Dalam operasi ini, Polda Bali juga dibantu anggota Kodam Udayana sebanyak 2.000 orang personel. Operasi ini akan berlangsung dari 20 September 2018 hingga 21 Oktober 2019," katanya.

Dalam mengawal segala tahapan ini, Polda Bali beberapa waktu lalu juga melakukan rapat koordinasi dengan KPU Provinsi Bali. Dalam pertemuan itu, menekanan tentang mekanisme pelaksanaan Pilpres dan pemilu anggota legislatif di daerah.

"Dari Bawaslu juga sudah memberikan masukan kepada pihak kepolisian tentang potensi kerawanan yang mungkin dapat terjadi," ujarnya.

Hal ini sudah disampaikan kepada seluruh personel yang hadir sehingga Polda Bali bisa lebih awal melakukan deteksi dini keamanannya sesuai dengan mekanisme yang berlaku.

"Saya berharap semua pihak selain parat penegak hukum, TNI dan masyarakat ikut mengawal tahapan ini agar berjalan aman dan sejuk," ujarnya.

Sunartha menekankan kepada seluruh jajaran kepolisian untuk meningatkan soliditas guna mewujudkan kelancaran segala tahapan Pilpres dan pemilu anggota legislatif ini.

"Saya mengingatkan segenap jajaran kepolisian netralitas dalam tiap tahapan Pilpres, melakukan upaya pencegahan secara dini," katanya.

Selain itu, juga perlu menggelar deklarasi pemilu damai di setiap daerah, melakukan pengamanan tiap tahapan, melakukan pendekatan hukum secara proporsional.

Sumber : Antara

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya