Ini Antisipasi Jika Underpass Simpang Ngurah Rai Kebanjiran

Oleh: Ni Putu Eka Wiratmini 10 September 2018 | 16:10 WIB

Bisnis.com, KUTA – Underpass Simpang Tugu Ngurah Rai akan memaksimalkan fungsi portal sebagai antipasi dan pertanda otomatis jika terjadi banjir.

 

Adapun portal dipasang di masing-masing pintu underpass dari Denpasar maupun Nusa Dua. Jika terjadi banjir, karena hujan maupun air laut pasang, maka portal akan menutup secara otomatis. Sehingga, nantinya kendaraan tidak diijinkan memasuki underpass jika banjir terjadi.

 

Kepala Seksi Pembangunan dan Pengujian Jembatan Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII RR Rum Auliyati memastikan pihaknya telah memasang 5 buah pompa dengan kemampuan menyedot air sebanyak 88 liter per jam. Pompa tersebut diyakini akan mampu membatasi adanya banjir di underpass Ngurah Rai.

 

“Kalau terjadi banjit dengan skala standar, nanti otomatis akan menutup sendiri, sebelumnya tentu ada kekhawatiran pasang surut air laut, jadi ini sebagai langkah antisipasi kita,” katanya, Senin (10/9/2018).

 

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Balai Besar Pelaksana Jalan Nasional (BBPJN) VIII Nyoman Yasmara mengatakan setiap ada air yang menggenang, pompa akan langsung menyedot dan mengarahkan ke bak penampungan. Selanjutnya, air di bak penampungan akan langsung dibuang ke laut. Fungsi pompa tersebut juga akan dimaksimalkan dengan berjaganya 4 penjaga.

 

“Jadi portal ini berfungsi sebagai peringatan dini, apabila terjadi kebakaran ataupun masalah, sehingga pompa tidak bekerja, maka portal akan otomatis turun,” katanya.

 

Adapun di kawasan underpass memang kerap terjadi banjir akibat laut yang pasang. Selain mengoptimalkan fungsi pompa, pihaknya pun mengakali dengan melakukan peninggian di area selatan dekat laut agar air tidak masuk ke underpass. 

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya