Kabupaten di Bali Ini Paling Sedikit Miliki Layanan Bank dan ATM

Oleh: Feri Kristianto 09 September 2018 | 13:49 WIB
Kabupaten di Bali Ini Paling Sedikit Miliki Layanan Bank dan ATM
Geopark Batur Kintamani, Kabupaten Bangli./www.geomagz.geologi.esdm.go.id

Bisnis.com, DENPASAR—Pertumbuhan ekonomi di Bali yang berada di atas capaian nasional ternyata belum diikuti dengan pemerataan layanan perbankan.

Hal ini tercermin dari data Kantor Perwakilan Bank Indonesia Bali yang menyebutkan bahwa pada triwulan II/2018, Kabupaten Bangli masih menjadi daerah dengan rasio jumlah kantor layanan dan ATM terendah dengan pangsa jumlah penduduk dewasa sebesar 10%.

Hal itu berbeda dengan Kabupaten Gianyar, dengan jumlah penduduk terendah (pangsa 4%) memiliki rasio jumlah kantor layanan dan ATM tertinggi.

“Secara spasial, sejalan dengan rasio berdasar jumlah penduduk, Kabupaten Bangli tercatat sebagai wilayah dengan rasio jumlah kantor layanan dan ATM terendah per 1000 km persegi,” ujar Kepala Perwakilan BI Bali Causa Iman Karana dikutip dari laporan KEKR, Minggu (9/9/2018).

Pada triwulan II 2018, rasio jumlah kantor layanan bank per 100.000 penduduk di Provinsi Bali tercatatsebesar 35, sama dengan triwulan I 2018.

Demikian halnya dengan rasio jumlah ATM per 100.000 penduduk di Provinsi Bali tercatat sama dengan triwulan lalu yaitu sebesar 10167. 

Hal ini menunjukkanbahwa tidak ada perubahan jumlah kantor layanan bank dan ATM selama triwulan II 2018.

Total di seluruh Bali terdapat 2.974 ATM yang tersebar di 9 kabupaten dan kota. Jumlah layanan bank sebanyak 1.024 unit.

Jumlah ATM terbanyak terdapat di Denpasar yakni 1.225 unit dengan 300 unit layanan bank, disusul Kabupaten Badung sebanyak 259 unit layanan bank dan 955 unit ATM.

Daerah dengan jumlah ATM dan layanan bank sedikit adalah Bangli, yakni 26 layanan perbankan dan 35 unit ATM.

Bangli merupakan satu-satunya kabupaten di Bali yang tidak memiliki garis pantai alias berada di tengah-tengah Pulau Dewata. Kabupaten ini menaungi objek wisata Gunung Batur dan Kintamani.

Sementara itu, Kota Denpasar tercatat memiliki rasio jumlah kantor layanan dan ATM per 1.000 km persegi.  tertinggi seiring dengan luas wilayah yang paling kecil (pangsa 2%).

Salah satu faktor penyebab tingginya rasio terebut karena Denpasar adalah pusat pemerintahan dan pusat operasional perbankan di Pulau Dewata.

Editor: Saeno

Berita Terkini Lainnya