Hanya 500 Auditor Internal di Indonesia Bersertifikat Internasional

Oleh: Nancy Junita 28 Agustus 2018 | 14:04 WIB
Hanya 500 Auditor Internal di Indonesia Bersertifikat Internasional
President IIA Indonesia Hari Setianto (dua dari kiri), VP IIA Indonesia Angela Simatupang (tiga dari kiri)./JIBI/BISNIS/Feri Kristianto

Bisnis.com, MANGUPURA - The Institute Internal of Auditors atau IIA Indonesia mendorong auditor internal meningkatkan kapasitas kemampuan dengan mengantongi sertifikasi internasional.

Tanpa membekali diri dengan Certified Internal Auditor (CIA) berstandar dunia, dikhawatirkan ke depanya internal auditor asal Indonesia akan kalah bersaing dengan kompetitor global.

Ditambah lagi saat ini lingkungan usaha mengalami disrupsi membutuhkan internal auditor yang mampu memberikan navigasi sekaligus kreatif.

Vice President IIA Indonesia Angela Simatupang mengungkapkan pada saat ini internal auditor di negara ini yang memiliki CIA standar internasional kurang dari 500 orang. Adapun auditor yang menjadi anggota IIA Indonesia sebanyak 2.000 orang.

"Potensinya masih sangat besar tetapi minimnya jumlah auditor berlisensi intersional yang kami coba dorong untuk bisa ditingkatkan," paparnya konferensi nasional tahunan The Institute of Internal Auditors Indonesia (IIA Indonesia) di Seminyak, Selasa (28/8/2018).

Untuk memperbanyak auditor internal berlisensi global, pihaknya mengajak bergabung dengan IIA Indonesia.

Tes Sulit

Menurut Angela, dengan bergabung di wadah auditor yang diakui dunia ini, auditor akan mendapatkan pemahaman terlebih dulu.

Dia mengakui rendahnya auditor bersertifikasi internasional karena faktor tes yang sulit dan menggunakan bahasa asing. Namun, adanya auditor asal Indonesia mampu mengantongi sertifikasi membuktikan bahwa sebenarnya ujian tersebut bisa dilalui.

"Pemahaman ini yang coba kami bangun. Jangan sampai ke depannya auditor internal di negara kita dikuasai SDM dari luar," paparnya.

Sementara itu, konferensi IIA Indonesia kali ini mengusung tema Nurturing Agile Internal Auditors in Disruptives Times.

Ketua Panitia IIA Indonesia National Conference 2018 yang juga  Governor IIA Indonesia Rizky Rangkuti memaparkan  konferensi ini akan dihadiri sekitar 500 orang. Selain itu, lebih dari 26 pembicara dari Indonesia serta dari luar negeri hadir. 

Perkembangan Zaman

Tahun ini, 18 sesi bahasan topik terkini yang relevan dan penting bagi profesi ini untuk bisa keep up dengan perkembangan zaman.

Rizky mengatakan profesi ini di Indonesia harus siap, apalagi mengingat Indonesia merupakan salah satu ekonomi terbesar di Asia Tenggara, negara dengan populasi ke-4 tertinggi di dunia, dan masuk dalam 10 besar ekonomi dunia. 

"Tentunya profesi ini punya tanggung jawab besar untuk bisa mengawal kemajuan bangsa dan negara," paparnya.

Aktivitas dari fungsi audit internal adalah untuk memberikan asuransi dan konsultansi yang independen dan objektif, yang dirancang untuk memberi nilai tambah dan meningkatkan operasi organisasi.

Audit internal membantu organisasi mencapai tujuannya melalui pendekatan yang sistematis dan teratur dalam mengevaluasi dan meningkatkan keefektifan proses manajemen risiko, pengendalian dan tata kelola. 

Namun, bagaimana profesi ini bisa memberikan nilai, yaitu dengan menaikkan standar kerja sehingga kualitas dan output yang dihasilkan dirasakan manfaatnya. Ini merupakan pesan utama yang akan dibahas oleh Chairman IIA Global Naohiro Mouri yang juga EVP dan Chief Auditor AIG Japan, yaitu Emphasize the basics, Elevate the Standards, dalam konferensi IIA Indonesia di Bali.

Editor: Nancy Junita

Berita Terkini Lainnya