Pertemuan IMF-World Bank: Hotel di Sanur Mendapat 4.000 Tamu

Oleh: Ema Sukarelawanto 27 Agustus 2018 | 16:12 WIB
Pertemuan IMF-World Bank: Hotel di Sanur Mendapat 4.000 Tamu
Wisatawan berenang di kawasan Pantai Sanur, Bali, Minggu (10/6)./ANTARA FOTO-Wira Suryantala

Bisnis.com, DENPASAR – Hotel di kawasan Sanur bakal mendapatkan tamu sedikitnya 4.000 orang peserta Pertemuan Tahunan IMF dan World Bank Group Oktober mendatang.

Ketua PHRI Denpasar Ida Bagus Gede Sidharta Putra mengatakan sebagian besar adalah pejabat setingkat di bawah menteri dan jurnalis dari berbagai negara.

“Perhelatan besar ini harus kita songsong dan persiapkan dengan baik. Banyak hal yang kita dapat dari event ini, selain memperkenalkan seni budaya, juga promosi pariwisata yang sangat efektif,” katanya, Senin (27/8/2018).

Menurut Sidharta Putra acara yang dihadiri para pemegang kebijakan keuangan dari 189 negara di dunia ini akan menggairahkan perekonomian dan meningkatkan pendapatan dari sektor pariwisata.

Ia berharap dengan adanya perhelatan besar yang diiringi dengan berbagai pembangunan infrastruktur dan berbagai program lingkungan bisa mendorong penerapan wisata ramah lingkungan dan penguatan bagi pelestarian alam.

Kapolsek Sanur Nyoman Wirajaya mengatakan segera melakukan sosialisasi pengamanan dengan pihak desa melalui Yayasan Pembangunan Sanur.

Pihak kepolisian akan melakukan penertiban kawasan Sanur, terutama di pinggir pantai agar jalan setapak di sana terbebas dari parkir kendaraan bermotor.

Kata Wirajaya penertiban kawasan memang telah dilakukan secara rutin, tetapi menjelang Pertemuan Tahunan IMF-World Bank Group ini perlu dipastikan berjalan baik.

“Keamanan dan kenyamanan tamu di suatu destinasi wisata akan menjadi promosi yang baik, kesempatan seperti ini sangat langka, karena ini merupakan perhelatan terbesar yang pernah diadakan di Bali,” katanya.

Managing Director Puri Santrian Beach Resort Ida Bagus Ngurah Kumbayana mengatakan 200 kamar yang ada di hotel pinggir pantai itu telah dipesan seluruhnya untuk acara IMF-World Bank Group tersebut.

Kata dia tidak ada persiapan khusus dari pihak hotel karena seluruh aktivitas hospitalitas hotelini telah sesuai dengan standar pelayanana tinggi.

Ia menambahkan setiap saat siap menerima tamu mulai dari wisatawan bisasa hingga tamu VVIP.

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya