Gempa Lombok: Kapolri dan Panglima TNI Pimpin Pembersihan Puing Reruntuhan

Oleh: Sholahuddin Al Ayyubi 24 Agustus 2018 | 16:09 WIB
Gempa Lombok: Kapolri dan Panglima TNI Pimpin Pembersihan Puing Reruntuhan
Seorang perempuan melintas dekat kios yang temboknya roboh pascagempa bumi di Dusun Lendang Bajur, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Senin (6/8). Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapatkan laporan sementara jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi berkekuatan 7 Skala Richter sampai dengan pukul 03.20 Wita Senin 6 Agustus 2018 sebanyak 82 orang./Antara

Bisnis.com, JAKARTA--Kapolri Jenderal Pol. Muhammad Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto mengunjungi lokasi gempa Lombok, Nusa Tenggara Barat, untuk melakukan analisa dan evaluasi sekaligus memimpin pembersihan puing bangunan.

Tito menjelaskan peninjauan yang dilakukan dirinya bersama Panglima TNI dipusatkan di Desa Jeringo, Kecamatan Gunung Sari, Lombok Barat. Menurut Tito, selama masa tanggap darurat, TNI dan Polri telah memaksimalkan bantuan kepada korban baik bantuan berupa makanan maupun obat-obatan.

"Kini saatnya melakukan koordinasi untuk segera melakukan konstruksi wilayah. Saat ini kami sudah berkoordinasi dengan Kepala Desa setempat untuk merekonstruksi, yang paling utama inilah yang kita koordinasikan," tutur Tito, Jumat (24/8/2018).

Tito menjelaskan Polri dan TNI sudah menyiapkan 54 alat berat. Diprediksi pemberishan puing gempa Lombok berlangsung dalam satu  hingga dua minggu ke depan, terutama di wilayah Desa Jeringo, Gunung Sahari dan Pemenang.

Menurut Tito, dirinya bersama Panglima TNI sudah menginstruksikan kepada seluruh personel agar membantu seluruh masyarakat korban gempa di Lombok.

"Kami sudah menekankan agar seluruh personel Polri dan TNI solid dan bahu membahu untuk membantu warga yang sedang tertimpa musibah bencana karena Polri dan TNI merupakan pilar utama harapan masyarakat NTB untuk membangun dan menata kembali kehidupan mereka pascabencana gempa bumi," kata Tito.

Editor: Saeno

Berita Terkini Lainnya