Pertengahan Tahun, Pendapatan Objek Wisata Pura Besakih Lampaui Target

Oleh: Ni Putu Wiratmini Eka 21 Agustus 2018 | 11:05 WIB
Pertengahan Tahun, Pendapatan Objek Wisata Pura Besakih Lampaui Target
Pura Besakih/Youtube

Bisnis.com, DENPASAR – Pendapatan objek wisata Pura Besakih hingga pertengahan Agustus 2018 sudah lebih tinggi 10% total target selama tahun ini atau sebanyak Rp2,2 miliar walaupun ada aktivitas Gunung Agung. 
 
Plt Manager Manajemen Operasional Pura Besakih I Wayan Ngawit mengatakan lantaran erupsi Gunung Agung sejak akhir 2017, target pendapatan objek wisata tersebut hanya Rp2 miliar hingga akhir tahun ini. Sementara, pada 2017 lalu, Objek Wisata Pura Besakih mampu meraih pendapatan sebesar Rp12 miliar.
 
Walaupun target tahun ini lebih rendah 83% dari realisasi tahun lalu, pendapatan hingga Agustus 2018 telah mampu melampauinya. Adapun pencatatan 1 Januari 2018 -19 Agustus 2018, total pendapatan objek wisata Pura Besakih telah mencapai R2,2 miliar atau lebih tinggi 10% dari total target tahun ini.
 
Dia sendiri memprediksi hingga akhir 2018, pendapatan objek wisata Pura Besakih akan mampu mencapai Rp5 miliar.
 
“Kita sih berharap minimal bisa mencapai Rp5 miliar karena situasi alam, untuk 2019 kalau masih seperti ini mungkin saja kita bisa naikkan sedikit lagi targetnya,” katanya kepada Bisnis, Selasa (21/8/2018).
 
Kata dia, musim libur cukup mempengaruhi peningkatan pendapatan Pura Besakih tahun ini. Misalnya, pada Juli 2018 yang merupakan musim libur anak sekolah di Indonesia, banyak yang menghabiskan waktu mengunjungi Pura Besakih. Kemudian, pada Agustus 2018, giliran wisatawan mancanegara (Wisman) yang kunjungannya meningkat ke Pura Besakih.
 
“Tahun ini tidak begitu tinggi karena penyusunan target akhir tahun bertepatan Gunung Agung berstatus awas, sehingga penyusunan tidak terlalu tinggi,” katanya.
 
Kata dia, kondisi Pura Besakih yang berada pada jarak 4-8 km dari Gunung Agung memang memengaruhi kunjungan wisatawan ke objek wisata ini. Adapun rata-rata dalam sehari kunjungan wisatawan mancanegara dan domestik ke Pura Besakih bisa mencapai 525 pengunjung. Angka paling rendah bisa mencapai 125 wisatawan saja.
 
Kunjungan ke Pura Besakih pun sangat fluktuatif tergantung kondisi gunung. Seperti misalnya pada Senin (2/7/2018) saat Gunung Agung meletus dengan mengeluarkan lava pijar hingga sejauh 2 km.
 
Keesokan harinya yakni pada Rabu (3/8/2018) kunjungan ke Pura Besakih menjadi anjlok. Namun, dua hari kemudian, kunjungan normal kembali.
 
“Kunjungan memang fluktuatif, paling rendah kita kedatangan 125 wisatawan,” katanya. 

Editor: Mia Chitra Dinisari

Berita Terkini Lainnya