Pemerintah Inggris Buka Kantor Konsulat Jenderal di Bali

Oleh: Ni Putu Eka Wiratmini 18 Agustus 2018 | 15:19 WIB
Pemerintah Inggris Buka Kantor Konsulat Jenderal di Bali
Menteri Muda untuk Kawasan Asia Pasifik Kementerian Luar Negeri Inggris Mark Field dalam acara peresmian kantor konsulat jenderal di Bali, Sabtu (18/8/).JIBI/Bisnis/ Ni Putu Eka Wiratmini

Bisnis.com, DENPASAR – Pemerintah Inggris meresmikan kantor Konsulat Jenderal di Bali pada Sabtu (18/8/2018) untuk mempermudah layanan ke warga negaranya selama berada di Pulau Dewata.

Adapun Konsulat Jenderal Inggris di Bali berlokasi di dalam Konsulat Jenderal Australia, yang beralamat di Jalan Tantular N.32, Renon, Denpasar. 

Menteri Muda untuk Kawasan Asia Pasifik Kementerian Luar Negeri Inggris Mark Field mengatakan setiap tahunnya wisatawan asal negaranya selalu datang berlibur ke Bali. Dengan adanya kantor resmi ini, maka pelayanan seperti masalah passport maupun bantuan lainnya dapat diberikan dengan mudah.

Kata dia, kehadiran Konsulat Jenderal Inggris di Bali ini juga akan semakin meningkatkan hubungan kedua negara, tidak hanya kerja sama ekonomi tetapi juga keamanan. Sebagai mana diketahui, Bali beberapa tahun lalu mengalami serangan teroris dan itu dapat dihadapi dengan baik oleh polisi Indonesia.

Menurutnya, kejadian Gempa Lombok juga mendorong Inggris untuk semakin meningkatkan kerja sama dengan Indonesia. Baginya, setiap negara di dunia harus saling terkoneksi untuk meningkatkan keamanan masing-masing.

“Kondisi ini memberikan peluang yang besar bagi kedua negara [Indonesia dan Inggris] untuk bekerja sama dalam bertukar nilai dan menghadapi masalah keamanan,” kata Mark, Sabtu (18/8/2018).

Mark  mengharapkan setelah resmi dibukanya Konsulat Inggris di Bali, maka akan ada keberlanjutan kunjungan warga negara United Kingdom (UK) ke Pulau Dewata. Selain itu, memberikan peluang bagi masyarakat Bali untuk mencari beasiswa pelajar ke negara tersebut.

“Kita ada banyak warga Bali yang berlibur ke Inggris tapi yang kita inginkan kalian tidka hanya berlibur tetapi juga belajar di UK,” katanya.

Sementara, Wakil Konsulat Jenderal Inggris di Bali John Makin mengatakan setiap tahun, setidaknya ada 250.000 masyarakat UK ke Pulau Dewata.

Warga negara UK yang sedang berada di Bali akan diberikan pelayanan seperti pengurusan passport, bantuan saat mengalami kecelakaan atau rawat inap, bahkan saat sedang menghadapi kasus criminal sekalipun.

“Kita sebelumnya ada kantor di Sanur hanya saja untuk memberikan pelayanan yang lebih baik sekarang kita hadir di sini,” ujar John.

Editor: Nancy Junita

Berita Terkini Lainnya