Gempa Lombok Tidak Pengaruhi Annual Meeting IMF-WB 2018 di Bali

Oleh: Ni Putu Eka Wiratmini 08 Agustus 2018 | 14:28 WIB
Presiden Bank Dunia Jim Yong Kim (tengah) bersama Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan (ketiga kiri) dan Menkeu Sri Mulyani Indrawati (ketiga kanan), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (kedua kanan), Country Director Indonesia Rodrigo Chaves (kanan), Menteri Desa, PDTT Eko Putro Sandjojo (kiri) dan Vice President of East Asia and Pacific Victoria Kwakwa (kedua kiri) meninjau pembangunan patung Garuda Wisnu Kencana (GWK) di Jimbaran, Bali, Kamis (5/7/2018)./ANTARA-Wira Suryantala

Bisnis.com, MANGUPURA -- Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan memastikan gempa Lombok tidak akan mempengaruhi penyelenggaraan IMF-World Bank 2018 yang akan digelar di Bali pada Oktober 2018.
 
Menurutnya, delegasi IMF-World Bank 2018 tidak terlalu mengkhawatirkan kondisi Bali selepas gempa Lombok yang terjadi sejak Minggu (5/8/2018). Bahkan, para delegasi dinilai antusias untuk mengikuti acara tersebut. 
 
"Saya nanti akan tulis surat ke IMF dan World Bank mengenai dampak gempa di Indonesia," ujar Luhut, Rabu (8/8).
 
Sebagai langkah antisipasi, konstruksi gedung-gedung dan destinasi di Bali juga diminta untuk memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk mengantisipasi dampak kerugian akibat gempa bumi. 
 
Dia melanjutkan gempa Lombok juga tidak mempengaruhi aktivitas Gunung Agung. Sehingga, Bali akan tetap aman untuk menjadi tempat penyelenggaraan kegiatan tersebut. 
 
"Dari segi vulkanologis, tidak ada dampak gempa terhadap Gunung Agung. Itu yang saya kira bagus, jadi kita tetap berharap tidak ada kaiatnnya," tambah Luhut. 

Annual Meeting IMF-World Bank 2018 dijadwalkan digelar di Nusa Dua, Bali pada 12-14 Oktober 2018. Kegiatan itu diperkirakan mendatangkan 12.000-15.000 orang, termasuk delegasi IMF dan Bank Dunia serta media.

Editor: Annisa Margrit

Berita Terkini Lainnya