Pulau Serangan, Bali Didorong jadi Kawasan Wisata Unggulan

Oleh: Ema Sukarelawanto 03 Agustus 2018 | 21:35 WIB
Pulau Serangan, Bali Didorong jadi Kawasan Wisata Unggulan
Ilustrasi/JIBI-Rachman

Bisnis.com, DENPASAR—Pulau Serangan yang terletak di wilayah Kota Denpasar didorong menjadi destinasi baru dan menjadi kawasan wisata unggulan berbasis bahari. 

Anggota DPR RI Anak Agung Bagus Adhi Mahendra Putra mengatakan Pulau Serangan memiliki potensi besar karena memiliki keindahan pantai dan bawah laut, serta Pura Sakenan yang menjadi salah satu tempat peribadatan umat hindu.

Pantai yang mengitari dan pemandangan bawah laut tak kalah dengan Nusa Dua yang dapat memperkaya wisata pantai di Denpasar dan melengkapi Sanur yang lebih dulu masyhur.

“Pengembangan Pulau Serangan hendaknya segera dilakukan agar menjadi destinasi wisata unggulan di Kota Denpasar,” katanya ketika menghadiri pertemuan tokoh masyarakat Serangan dengan pengembang PT Bali Turtle Island Development (BTID), Jumat (3/8/2018). 

Menurut Adhi Mahendra pertemuan tersebut terkait adanya rencana penataan kawasan tersebut oleh BTID yang telah lama vakum. Pengembangan Serangan memiliki arti penting dan strategis bagi masyarakat dan pariwisata Kota Denpasar.

Selain memiliki keindahan pantai dan bawah laut, juga  luar biasa serta kekayaan spiritual selain lokasinya yang strategis dicapai dari berbagai wilayah. Pengembangan Pulau Serangan oleh BTID akan memberikan dampak yang baik dari segi perekonomian dan  penataan kawasan.

Namun, Adhi Mahendra mengingatkan agar pengembangan kawasan Serangan tetap menjaga kearifan lokal dan kawasan spiritual Pura Sakenan yang disakralkan masyarakatnya.

"Jadi apapun bentuk pengembangannya jangan sampai meminggirkan kearifan lokal termasuk peran masyarakat setempat,” ujarnya.

Pengembangan kawasan yang dilakukan BTID meliputi lahan seluas 500 hektare yang di nartaranya merupakan hasil reklamasi beberapa tahun lalu.

Adhi Mahendra berharap semua pihak mendukung rencana pengembangan kawasan ini menjadi lebih baik dan mampu mengangkat kesejahteraan masyarakat di sekitarnya.

Dia juga berharap fasilitas penunjang aktivitas pariwisata yang akan dibangun di sana juga melibatkan tenaga kerja setemnpat agar warga di pulau itu tidak sekadar jadi penonton di tanah kelahiran sendiri.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya