Produsen Beras Merah di Bali Minati Pasar Singapura

Oleh: Ni Putu Eka Wiratmini 31 Juli 2018 | 13:32 WIB
Produsen Beras Merah di Bali Minati Pasar Singapura
Beras merah/dummies.com

Bisnis.com, DENPASAR – Produsen beras merah Bali berniat mengirim komoditas pangan itu ke Singapura setelah sukses mengekspor produk yang sama ke AS.

Pendiri produsen beras merah Cendana I Wayan Sukarta mengatakan pihaknya telah mengekspor 11 ton produk tersebut ke AS pada 2017. Potensi pasar Singapura dinilai sangat bagus dan permintaan terhadap beras merah sangat tinggi.

Dia pun memang ingin menyasar negara tujuan ekspor yang lebih dekat, seperti kawasan Asia. Sebab, jarak wilayah pengiriman akan mempengaruhi kualitas beras.

Beras merah dibuat tanpa campuran kimia dan diproses secara organik. Dengan sifat beras merah yang kaya protein, kutu pun jadi lebih mudah berkembang biak.

Pengiriman ke AS, termasuk hingga beras sampai ke tangan buyer, memakan waktu dua bulan. Waktu pengiriman yang lama ini kerap membuat kutu muncul.

“Kalau kirim ke AS lama, dua bulan baru sampai. Kadang berasnya ada 1-2 kutu, sehingga mereka komplain,” terang Wayan kepada Bisnis, Selasa (31/7/2018).

Namun, ekspor ke Singapura masih terkendala persyaratan. Negeri Singa mewajibkan adanya sertifikat organik sebagai syarat ekspor.

“Kalau Singapura kan lebih dekat jadi perputarannya juga lebih cepat,” tambahnya.

Editor: Annisa Margrit

Berita Terkini Lainnya