Gempa Lombok: Dompet Dhuafa Sediakan Dapur Keliling dan Ruang Ramah Anak

Oleh: Reni Lestari 30 Juli 2018 | 18:39 WIB
Gempa Lombok: Dompet Dhuafa Sediakan Dapur Keliling dan Ruang Ramah Anak
Korban gempa bumi beristirahat di tenda darurat pengungsi, Desa Sajang, Lombok Timur, NTB, Senin (30/7/2018)./ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

Bisnis.com, JAKARTA - Gempa berkekuatan 6,4 SR yang mengguncang sebagian kawasan Lombok, Nusa Tenggara Barat telah membuat ribuan rumah rusak berat terutama di wilayah Sembalun, Lombok Timur.

Dompet Dhuafa melalui tim Disaster Management Center (DMC) bergerak membantu korban serta turut mengevakuasi ratusan pendaki yang terjebak di kawasan Gunung Rinjani.

"Hari ini Dompet Dhuafa memberikan pelayanan kesehatan melalui pos kesehatan, dapur umum, ruang ramah anak hingga keberadaan dapur keliling yang akan memobilisasi kebutuhan logistik di berbagai posko pengungsi," kata Imam Rulyawan, Direktur Utama Dompet Dhuafa Filantropi, dalam keterangan tertulis, Senin (30/7/2018).

Dompet Dhuafa juga menerjunkan dapur keliling yang dapat membantu kesiapan dan mobilisasi logistik terutama pangan bagi para pengungsi yang tersebar di wilayah Lombok. Di sisi lain Dompet Dhuafa berencana merehabilitasi ribuan rumah dan fasilitas umum yang rusak berat akibat gempa.

Tim relawan Dompet Dhuafa terus memberikan pelayan tanggap darurat dengan mendatangi para korban ke pusat-pusat pos pengungsian. Kebutuhan yang saat ini diperlukan para korban yaitu obat-obatan hingga logistik berupa selimut, tenda dan makanan siap santap.

Posko Dompet Dhuafa untuk pengungsian saat ini berada di Sembalun Lawang tepatnya di Dusun Lebak Dayah, Lombok Timur.

Tidak sedikit ibu-ibu dan anak-anak yang menjadi korban gempa. Hal itu menjadi perhatian tim relawan DMC untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari para korban. Rumah ramah anak akan dibangun sementara untuk mengakomodir aspek ibu-ibu dan anak-anak seperti trauma healing hingga pusat literasi.

"Diharapkan dengan kehadiran para relawan DMC Dompet Dhuafa dapat membantu para korban serta recovery membangun kehidupan yang layak bagi masyarakat terdampak," kata Imam.

Editor: Saeno

Berita Terkini Lainnya