Okupansi Hotel di Bali Bisa Capai 85% Selama Asian Games 2018

Oleh: Ni Putu Eka Wiratmini 24 Juli 2018 | 14:12 WIB
Okupansi Hotel di Bali Bisa Capai 85% Selama Asian Games 2018
Wisatawan menikmati matahari tenggelam di Pantai Kuta, Bali, Jumat (25/8)./ANTARA-Wira Suryantala

Bisnis.com, DENPASAR -- Dinas Pariwisata Bali memprediksi akan ada peningkatan 5% pada tingkat keterisian kamar hotel menjadi 85% usai digelarnya kirab obor (torch relay) Asian Games 2018 di Pulau Dewata.

Kepala Dinas Pariwisata Badung Anak Agung Gede Yuniartha Putra mengatakan dampak torch relay Asian Games bagi Bali baru akan terasa sepekan lagi. Saat ini, kunjungan wisatawan di Bali sedang tinggi karena memang berada dalam high season.

"Biasanya kan kalau 1 diundang ke Bali yang datang 5," ujarnya, Selasa (24/7/2018).

Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) Bali IB Agung Partha menyebutkan saat ini tingkat keterisian kamar hotel telah mencapai 80%, didukung oleh high season. Penyelenggaraan kirab obor Asian Games 2018 di Bali serta Asian Games 2018 pada 18 Agustus-2 September 2018 diyakini bakal mengerek tingkat okupansi menjadi 85%.

Bali menjadi salah satu lokasi digelarnya kirab obor di Indonesia sekaligus menjadi daerah yang paling lama disambangi obor Asian Games 2018, yakni selama 3 hari 2 malam.

"Untuk hotel yang ditempati, sebagian besar masih di Kuta dan Nusa Dua karena memang karakteristik wisatawan Asia [seperti itu]," terangnya.

Sementara itu, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memproyeksi kompetisi olahraga terbesar se-Asia tersebut bakal mendatangkan 170.000 wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia dan mencatatkan transaksi wisata senilai Rp3 triliun. Bali, sebagai salah satu destinasi wisata unggulan, diperkirakan kedatangan sekitar 10.000 wisman.

Editor: Annisa Margrit

Berita Terkini Lainnya