Menpar: Bali Diprediksi Kecipratan 10.000 Wisman Selama Asian Games 2018

Oleh: Ni Putu Eka Wiratmini 24 Juli 2018 | 13:26 WIB
Wisatawan menikmati suasana matahari terbenam di Pantai Kuta, Bali, Selasa (20/3/2018)./JIBI-Rachman

Bisnis.com, DENPASAR -- Sebanyak 10.000 wisatawan mancanegara, yang sebagian di antaranya atlet, ditargetkan datang ke Bali untuk berlibur selama gelaran Asian Games 2018.

Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya mengatakan Bali menjadi salah satu tujuan wisata unggulan dalam Asian Games 2018. Selain Bali, enam daerah lainnya yang menjadi tujuan wisata unggulan adalah Jakarta, Palembang, Bandung, Yogyakarta, Banyuwangi, dan Sumatra Selatan.

"Tentunya setiap ada event kami selalu jual Bali," ujarnya, Selasa (24/7/2018).

Salah satu strategi promosinya adalah memanfaatkan ajang Torch Relay (pawai obor) Asian Games 2018, yang mengililingi 53 kota di 18 provinsi di seluruh Indonesia. Dari 53 kota, ada 64 titik yang merupakan destinasi pariwisata.

Arief menyebut Bali dan Banyuwangi juga menjadi destinasi unggulan di ajang IMF-World Bank Annual Meeting 2018 yang bakal digelar pada Oktober 2018. Hal ini yang juga menjadi alasan penyelanggaraan pawai obor di Bali lebih lama dibandingkan di wilayah lain, yakni selama 3 hari 2 malam.

Kementerian Pariwisata (Kemenpar) memprediksi gelaran Asian Games 2018 akan mendatangkan 170.000 wisman ke Indonesia dengan total transaksi yang dihasilkan mencapai US$230 juta atau Rp3 triliun. Jumlah wisman itu terdiri dari 10.000 atlet, 5.000 ofisial, dan 5.000 media.

Menpar menyampaikan yang lebih dinantikan dari ajang ini justru dampak tak langsungnya, yakni media value. Pasalnya, kompetisi olahraga terbesar se-Asia itu bakal disiarkan ke 45 negara.

"Umumnya media value yang kita dapat dua kali lipat dari dampak langsung," ungkapnya.

Editor: Annisa Margrit

Berita Terkini Lainnya