Api Obor Asian Games 2018 Menginap Dua Malam di Bali

Oleh: Ni Putu Eka Wiratmini 23 Juli 2018 | 14:02 WIB
Legenda bulutangkis Indonesia Susy Susanti membawa api Asian Games dari India yang tersimpan di dalam tinder box (lentera) saat pesawat TNI AU mendarat di Bandara Adisutjipto Selasa (17/7/2018). Api itu menempuh 11 jam penerbangan dari New Delhi, India./Bisnis-Gigih M. Hanafi

Bisnis.com, DENPASAR – Api Obor Asian Games 2018akan berada di Bali selama tiga hari dua malam dan menjadi waktu terlama dibanding daerah lainnya. 

Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Bali Ketut Ngurah Boy Jayawibawa mengatakan ada beberapa objek wistaa yang akan dilalui api obor Asian Games 2018 yakni Pantai Kuta, Tanah Lot, Istana Tampak Siring, Patung Catur Muka, Monumen Bajra Sandhi, dan Garuda Wisnu Kencana.

Di Pantai Kuta, api obor akan dibawa berselancar oleh Hamish Daud. Di Tanah Lot api Obor akan difilmkan dengan pemandangan matahari tenggelam. Di Bajra Sandhi api obor akan disambut pesta rakyat. Sementara, di Garuda Wisnu Kencana akan menjadi objek wisata terakhir.

Menurut  Boy, sebenarnya banyak tempat wisata di Bali yang ingin menjadi titik diaraknya api obor Asian Games. Namun, karena terbatas waktu, tenpat wisata tersebut yang akhirnya dipilih.

"Bali diberikan keluasan wkatu 3 hari dua malam jadi kita pilih yang memang benar-benar," katanya, Senin (23/7/2018). 

Dia mengharapkan dengan lamanya api obor Asian Games 2018 di Bali, maka akan mampu berdampak positif bagi pariwisata Pulau Dewata.

Pantai Kuta sendiri menjadi objek wisata pertama yang dilalui api obor Asian Games 2018. 

Seusai penyambutan di Pantai Kuta, api obor akan dibawa ke Tanah Lot dan difilmkan saat menjelang matahari terbenam. Api obor kemudian akan berpindah lagi ke Istana Tampak Siring, Gianyar dan akan bermalam di sana.

Sementara itu, pada Selasa (24/7/2018), api obor akan kembali diarak sepanjang jalan Denpasar menuju titik nol yakni Patung Catur Muka. Kemudian, dibawa berlari menuju Bajra Sandhi di Renon.

Kemudian dibawa ke Garuda Wisnu Kencana dan diinapkan di sana. 

Editor: Sutarno

Berita Terkini Lainnya