Sempat Tertunda 2 Hari, Polisi Akhirnya Olah TKP Kebakaran di Benoa

Oleh: Ni Putu Eka Wiratmini 13 Juli 2018 | 17:18 WIB
Sempat Tertunda 2 Hari, Polisi Akhirnya Olah TKP Kebakaran di Benoa
Petugas pemadam kebakaran dan warga berusaha memadamkan api yang membakar kapal ikan di Pelabuhan Benoa, Denpasar, Bali, Senin (9/7/2018)./Antara-Fikri Yusuf

Bisnis.com, DENPASAR – Petugas Kepolisian akhirnya melakukan olah tempat kejadian perkara kebakaran 38 unit kapal di Pelabuhan Benoa yang bersumber dari KM Cilacap Jaya pada Jumat (13/7/2018) setelah sempat ditunda 2 hari.

Adapun penundaan olah tempat kejadian perkara (TKP) karena kamar mesin Kapal KM Cilacap Jaya yang menjadi sumber titik api masih tergenang air. Olah TKP baru dilakukan sore ini setelah kapal berhasil dikandaskan dan dibawa ke lokasi dangkal dermaga.

Kapolsek Kesatuan Pelaksanaan Pengamanan Pelabuhan (KP3) Benoa Made Sukerti mengatakan petugas masih mengidentifikasi sumber titik api yang pada awalnya berasal dari Kapal KM Cilacap Jaya. Berdasarkan keterangan 13 saksi yang sudah diamankan, titik api diketahui bersumber dari kamar mesin.

Sementara, dalam olah TKP, sebanyak 12 saksi saja yang dibawa. Satu saksi lainnya yang merupakan kapten kapal tidak diikutkansertakan dalam olah TKP karena memang sedang tidak berada di lokasi saat kejadian.

"Kita masih menunggu hasil forensik saat ini belum ada tersangka," tuturnya pada Jumat (13/7/2018) sore.

Menurut dia, untuk tahap awal identifikasi, pihaknya lebih dulu mengandaskan Kapal KM Cilacap Jaya dan dibawa lebih ke tengah dari posisi yang berada di lokasi dangkal dermaga. Kapal terpaksa dikandaskan agar bisa membuang air yang ada di dalam kapal. Selain itu, juga untuk lebih memudahkan penyelidikan.

"Kita kurang lebih lakukan dari jam 09.00 WITA pagi sampai jam 15.30 WITA  sore tadi baru selesai sehingga tim labfor menuju kapal cilacap tersebut," katanya.

Kasatreskrim Polresta Denpasar Kompol I Wayan Artha mengatakan pihaknya mengambil beberapa barang bukti dari penyelidikan saat ini untuk diuji di lab forensik. Barang bukti yang diambil itu berupa beberapa kabel dan gas dari kebakaran.

"Kami memulai dari pukul 16.00 sampai dengan saat ini hampirbpukul 18.00 jadi kami fokus pada bagian kamar mesin," tuturnya.

Kebakaran terjadi pada Senin (9/7/2018) pukul 02.00 WITA. Sebanyak 33 kapal ikan yang bersandar di dermaga barat Pelabuhan Benoa terbakar akibat kejadian ini.

Editor: M. Syahran W. Lubis

Berita Terkini Lainnya