Bali & Beyond Travel 2018 Angkat Potensi Desa Wisata

Oleh: Ni Putu Eka Wiratmini 28 Juni 2018 | 11:44 WIB
Ilustrasi: Suasana Bali & Beyond Travel Fair (BBTF) 2015/Bisnis Indonesia-Natalia Indah Kartikaningrum

Bisnis.com, DENPASAR – Bali & Beyond Travel 2018 menampilkan sesuatu yang baru pada tahun ini yakni pameran dari 9 desa wisata di Bali untuk memperkenalkan potensi pedesaan Pulau Dewata.

Pameran desa wisata ini juga untuk mendukung salah satu fokus utama pariwisata Indoensia saat ini yakni mengembangkan program homestay desa wisata.

Ketua BBTF 2018 I Ketut Ardana mengatakan setiap kabupaten di Bali diminta mengirimkan perwakilan desa wisatanya.

Pameran desa wisata ini diharapkan mampu memperkenalkan kepada wisatawan domestik maupun mancanegara akan potensi pedesaan. Pameran juga untuk mendorong semakin banyaknya homestay di kawasan desa wisata yang sudah mampu menyaingi hotel-hotel bintang 3 dan 4 di kawasan perkotaan.

Kata dia, BBTF juga bekerja sama dengan Indonomo sebagai sistem pendaftaran, database, dan absensi berbasis Cloud. Tujuan kerja sama ini agar semua peserta, buyers dan sellers, dapat melakukan transaksi bisnis sesuai dengan jadwal masing-masing. Pemanfaatan teknologi ini selain untuk mendukung pariwisata digital juga sebagai usaha mengikuti kecepatan perkembangan teknologi saat ini,

“Dari laporan akhir pada sistem inilah yang diharapkan bisa membantu BBTF dalam menyaring dan menentukan market segment tahun mendatang, sehingga dapat dipastikan penyelenggaraan BBTF tahun 2019 akan semakin lebih teratur secara sistematis dan sangat canggih,” katanya, Rabu (27/6/2018).

BBTF 2018 juga kembali menghadirkan 10 Tujuan Wisata prioritas yang diperkenalkan sebagai tujuan wisata berpotensi di Indonesia. Promosi tujuan wisata Danau Toba Sumatra Utara, Tanjung Kelayang Bangka Belitung, Tanjung Lesung Banten, Kepulauan Seribu DKI Jakarta, Candi Borobudur di Jogjakarta, Bromo Tengger Semeru National Park Malang Jawa Timur, Mandalika di Lombok, Komodo Labuan Bajo NTT, Wakatobi Sulawesi Tenggara dan Morotai Maluku Utara. Semuanya dipamerkan di area khusus dalam Travex BBTF.

“BBTF 2018 bangga menjadi bagian dalam pertumbuhan pariwisata di Indonesia dan diakui sebagai Pameran Perjalanan dan Wisata Internasional terkemuka di Indonesia, kami telah memilih tema Exploring the Colours of Indonesia tahun ini karena kami percaya pada potensi Indonesia di mana Bali berfungsi sebagai market place,” katanya.

Editor: Saeno

Berita Terkini Lainnya