PILGUB BALI 2018: Jadi Pemenang Versi SMRC, Ini Janji Cagub Wayan Koster

Oleh: Feri Kristianto 27 Juni 2018 | 18:35 WIB
Cagub Bali Wayan Koster Saat Diwawancara Wartawan/ Bisnis/ Feri Kristianto

Bisnis.com, DENPASAR—Cagub Bali Wayan Koster menyatakan tidak akan memberikan izin terkait dengan rencana reklamasi Teluk Benoa begitu dirinya dilantik menjadi Gubernur Bali.

Pemenang Pilkada Bali versi hitung cepat SMRC ini menegaskan pembatalan rencana pengembangan Teluk Benoa menjadi resort tersebut tidak perlu melibatkan orang lain. Namun, Koster menekankan tidak akan mengeluarkan surat sebagai bentuk tidak memberikan rekomendasi.

“Surat tolak reklamasi cukup statement saja. Kan sudah pasti tidak akan saya keluarkan suratnya. Sudah selesai itu barang, jangan ditanyakan lagi. Itu komitmen saya sekala niskala,” jelasnya usai hasil penghitungan cepat versi SMRC di Kantor DPD PDIP Bali di Denpasar, Rabu (27/6/2018).

Menurutnya, rencana reklamasi yang saat ini ditolak oleh sebagian besar masyarakat Bali membutuhkan rekomendasi dari gubernur. Dengan tidak mengeluarkan rekomendasi apabila dirinya menjadi gubernur maka dianggap sudah cukup menunjukkan penolakan terhadap rencana tersebut.

Masalah rencana reklamasi Teluk Benoa masih menjadi perdebatan di Pulau Dewata. Rencana yang digagas PT TWBI tersebut ditolak masyarakat dan sampai menjadi bahan perdebatan saat debat paslon pilgub Bali.

Pasangan Koster-Ace bahkan saat debat paslon terakhir sampai membongkar keterlibatan salah satu cawagub Ketut Sudikerta. Meskipun hal tersebut dibantah secara tega cawagub pasangan Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra tersebut.

Hitung Cepat

Sementara itu, Hitung cepat yang dilakukan oleh lembaga survei SMRC menghasilkan kemenangan bagi pasangan cagub dan cawagub Bali nomor urut 1, Wayan Koster dan Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati.

Dari hitung cepat yang dilakukan, pasangan nomor urut satu tersebut memperoleh suara sebanyak 58,28% sedangkan calon nomor urut dua memperoleh 41,75%

Berdasarkan hitung cepat tersebut, Koster-Ace meraih kemenangan di 5 kabupaten, yakni Badung, Tabanan, Buleleng, Bangli, dan Gianyar. Adapun pasangan Rai Mantra-Sudikerta meraih kemenangan di Denpasar, Karangasem, Klungkung dan secara mengejutkan Jembrana.

Wayan Koster menyatakan bersyukur atas kemenangan ini. Namun, dia mengaku akan melakukan evaluasi karena perolehan suara tidak sesuai target 60%-70%.

“Pertama akan evaluasi ke daerah-daerah dimana target itu tidak tercapai,” ujarnya.

Di tempat terpisah, Cagub Bali Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra meraih kemenangan telak di TPS 008 Banjar Bengkel, Desa Sumerta Kelod tempatnya mencoblos.

Hasil perhitungan akhir menunjukkan pasangan nomor urut 2, IB Rai Dharmawijaya Mantra-Ketut Sudikerta memperoleh sebanyak 453 suara atau hampir 70,56% dari total DPT. Adapun pesaingnya, pasangan nomor urut 1 Koster-Cok Ace hanya berhasil mendapatkan sebanyak 50 suara.

Namun, kondisi berbeda dialami Cagub Ketut Sudikerta. Di TPS 09 Desa Pecatu, Kabupaten Badung, dia justru kalah tipis 18 suara. Hasil perhitungan yang dilakukan, paslon Rai Mantra dan Sudikerta meraup 243 suara, sedangkan pesaingnya mendapatkan 261 suara.

Editor: Rahayuningsih

Berita Terkini Lainnya