Libur Lebaran, Volume Lalin di Tol Bali Diprediksi Meningkat 6%

Oleh: Ni Putu Eka Wiratmini 07 Juni 2018 | 10:00 WIB
Pada perayaan Lebaran hari kedua, Senin (26/6/2017), Tol Bali-Mandara cenderung lengang./Bisnis.com-Tim Peliput Mudik Jawa Bali

Bisnis.com, DENPASAR -- PT Jasamarga Bali Tol memprediksi selama H-7 sampai H+8 Lebaran akan ada peningkatan volume lalu lintas hingga 6% dari kondisi normal menjadi 60.000 kendaraan per hari.

Peningkatan volume lalu lintas ini diprediksi lebih tinggi dari kondisi Lebaran tahun lalu. Pada periode mudik Lebaran 2017, hanya terjadi kenaikan volume sebesar 3% dari angka rata-rata yang sebanyak 53.000 kendaraan per hari menjadi 55.000 kendaraan per hari.

General Manager Operation and Maintanance Jasamarga Bali Tol Ahmad Izzi membenarkan selama periode mudik Lebaran akan banyak kendaraan yang meninggalkan Bali sehingga volume lalu lintas bisa saja turun. Namun, karena diperkirakan akan ada arus wisata maka ada penambahan volume lalu lintas sebesar 6% per harinya.

Adapun volume lalu lintas normal rata-rata saat ini yakni sebanyak 56.400 kendaraan per hari.

"Trafik kami memang selama 3 tahun ini menunjukkan kecenderungan yang fluktuatif, prediksi sampai 6% karena hari libur yang waktunya lebih panjang," terangnya, Rabu (6/6/2018) malam.

Ahmad menjamin antrian di gerbang tol akan dapat diatasi dengan baik walaupun ada peningkatan volume lalu lintas. Sebab, selama ini volume lalu lintas di Jalan Tol Bali Mandara juga pernah menyentuh angka 60.000 kendaraan per hari pada kondisi normal.

"Ini memang sudah pernah dialami, sehingga rekan-rekan kami sudah punya pengalaman," tuturnya.

Ahmad menerangkan JBT juga menyediakan 17.000 uang elektronik (unik) untuk mengantisipasi konsumen yang tidak memiliki kartu. Jumlah kartu ini dinilai cukup untuk memenuhi kesedian selama H-7 sampai H+8 libur Lebaran dengan prediksi penjualan sebanyak 1.000 unik per hari.

Selain menyediakan kartu, pihaknya juga menyediakan seluruh sumber daya operasional seperti patroli jalan tol, ambulans, tim penyelamat, layanan derek, dan posko Lebaran 24 jam. Kemudian, juga ada pemantauan kondisi trafik terkini lewat kamera CCTV, Rambu Informasi Elektronik (Variable Message Sign/VMS), dan alat pengukur kecepatan angin (anemometer).

"Jika mendapat kesulitan di jalan tol, silakan menghubungi sentral komunikasi jalan tol di 0813-3792-7210 atau posko Lebaran," tambahnya.

Editor: Annisa Margrit

Berita Terkini Lainnya