Pertumbuhan Nasabah Tabungan Emas di Bali Rendah

Oleh: Ni Putu Eka Wiratmini 06 Juni 2018 | 16:13 WIB
Ilustrasi

Bisnis.com, DENPASAR – Pertumbuhan jumlah nasabah tabungan emas hingga Mei 2018 dibanding periode sama tahun lalu di Bali cukup rendah, yakni sebanyak 59,47% jika dibandingkan daerah lain seperti Kupang yang mencapai 120,52%.

Humas PT Pegadaian (Persero) Kanwil VII Denpasar Made Mariawan mengatakan banyak faktor yang memicu rendahnya pertumbuhan ini. Hal itu mulai dari masyarakat yang mulai jenuh hingga telah banyak alternatif untuk melakukan tabungan emas.

Di Bali, banyak pihak menawarkan program serupa yakni tabungan emas seperti Pegadaian. Sehingga, masyarakat memiliki banyak pilihan untuk melakukan tabungan emas.

“Kalau di luar Bali kan alternatifnya lebih sedikit, saya kira itu yang paling berpengaruh karena di sini kuenya dibagi banyak,” kata Made, Rabu (6/6/2018).

Meskipun tahun ini pertumbuhan nasabah tidak terlalu besar, nilai penjualannya cukup tinggi dengan pertumbuhan sebesar 147,29% pada Mei 2018 dibanding periode sama tahun lalu. Pencapaian penjualan tabungan emas di Bali hingga Mei 2018 tercatat sebesar Rp56,732 miliar. Sementara, daerah Kupang yang pertumbuhan nasabahanya lebih tinggi memiliki pencapaian penjualan sebesar Rp10,296 miliar.

“Tapi harapan kita sih pencapaian jumlah nasabah akan sesuai dengan target sebanyak 59.597 nasabah hingga akhir tahun ini untuk Bali,” kata Made.

Editor: Saeno

Berita Terkini Lainnya