KPK Geledah Rumah Pribadi dan Kantor Bupati Bengkulu Selatan

Oleh: Newswire 18 Mei 2018 | 14:47 WIB
Bupata Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud (tengah) saat tiba di Polda Bengkulu, Bengkulu, Selasa (15/5). Dirwan diangkut setelah terjaring Operasi Tangkap Tangan (OTT) KPK./ANTARA FOTO-David Muharmansyah

Bisnis.com, BENGKULU SELATAN - Rumah pribadi dan kantor Bupati Selatan Dirwan Mahmud digeledak penyidik KPK, Jumat (18/5/2018).

Penyidik KPK menggeledah tiga tempat sekaligus terkait kasus dugaan suap proyek infrastrukur di Pemerintah Kabupaten Bengkulu Selatan, Provinsi Bengkulu, yang melibatkan bupati setempat.

Petugas KPK melakukan penggeledahan di Kantor Bupati, rumah pribadi Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud, dan kantor Dinas Pekerjaan Umum.

Penggeledahan dilakukan sekitar pukul 09.30 WIB hingga 12.00 WIB, penyidik menyita sejumlah dokumen untuk dijadikan barang bukti.

Penggeledahan itu dijaga ketat petugas kepolisian yang dilengkapi senjata laras panjang.

Sebelumnya KPK menetapkan empat tersangka kasus suap usai melakukan operasi tangkap tangan di rumah pribadi Bupati Bengkulu Selatan pada Selasa (15/5) petang.

Keempat tersangka itu yakni Bupati Bengkulu Selatan Dirwan Mahmud, istri Dirwan yang bernama Hendrawati, Kepala Seksi Dinas Kesehatan Bengkulu Selatan Nursilawati, dan kontraktor Jauhari yang kerap menggarap proyek di daerah itu.

KPK menetapkan mereka sebagai tersangka lantaran diduga memberi dan menerima suap dari komitmen fee 15% atas lima proyek penunjukan langsung pekerjaan infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Bengkulu Selatan senilai total Rp750 juta.

Saat ini Kabupaten Bengkulu Selatan dijabat pelaksana tugas Gusnan Mulyadi yang sebelumnya adalah wakil bupati setempat. Proses pelantikan dilakukan di Kota Bengkulu oleh Plt. Gubernur Bengkulu Rohidin Mersyah.

Sumber : Antara

Editor: Saeno

Berita Terkini Lainnya

Berita Populer