Telkomsel Gandeng Dukcapil Percepat Registrasi Kartu Prabayar

Oleh: Ema Sukarelawanto 26 April 2018 | 13:19 WIB

Bisnis.com, DENPASAR—Telkomsel bekerja sama dengan kantor kependudukan dan catatan sipil atau Dukcapil menggelar program jemput bola untuk mendorong pelanggan melakukan registrasi kartu prabayar.

Direktur Sales Telkomsel Sukardi Silalahi mengatakan program jemput bola ini merupakan wujud keseriusan Telkomsel menyukseskan program registrasi prabayar yang dicanangkan pemerintah.

“Kolaborasi Telkomsel dan Dukcapil ini mendorong registrasi yang sesuai peraturan dan ketentuan, menggunakan NIK dan No KK yang benar, guna menghindari penyalahgunaan data kependudukan,” katanya dalam keterangan resmi, Kamis (26/4/2018).

Program jemput bola tersebut berupa kegiatan kunjungan dan sosialisasi hingga ke wilayah rural dan perdesaan, serta penempatan petugas pelayanan baik di kantor Dukcapil maupun GraPARI untuk mendukung kesuksesan program registrasi prabayar.

Secara intensif petugas pelayanan mobile GraPARI dan petugas Dukcapil berkeliling dan membuka posko untuk menjangkau pelanggan yang ada di sejumlah titik keramaian seperti permukiman, pasar tradisional, insitusi pendidikan, perkantoran hingga kawasan industri.

Melalui kerja sama dengan Dukcapil, Telkomsel berharap dapat memberikan informasi yang lebih lengkap serta menghadirkan rasa nyaman dan aman bagi pelanggan untuk melakukan proses registrasi ulang kartu prabayar.

Terkait memacu registrasi kartu prabayar ini, lanjut Sukardi, Telkomsel juga menambah jam pelayanan GraPARI dengan buka pelayanan pada Sabtu dan Minggu serta menambah jam pelayanan lebih panjang.

“Telkomsel menyediakan jalur dan petugas khusus registrasi guna menghindari antrean pengunjung serta memberikan kenyamanan seluas-luasnya bagi pelanggan untuk melakukan registrasi,” ujarnya.

Penambahan jam pelayanan dan petugas di GraPARI ini merupakan bentuk respons atas masukan dari sejumlah pelanggan yang berharap bisa memperoleh informasi dan akses lebih mudah dalam melakukan proses registrasi, disela kesibukan keseharian mereka.

Telkomsel mengidentifikasi GraPARI yang berada ditempat-tempat strategis dan padat pengunjung untuk memperpanjang jam pelayanannya agar bisa memberikan informasi dan pendampingan bagi pelanggan untuk meregistrasikan kartunya.

Masa registrasi prabayar akan memasuki fase pemblokiran layanan total pada 1 Mei 2018, yakni pelanggan yang belum teregistrasi tidak dapat melakukan panggilan dan SMS keluar, tidak bisa menerima telepon dan SMS, serta tidak dapat menggunakan layanan data internet.

“Kami berkomitmen untuk terus berupaya secara maksimal melakukan edukasi dan sosialisasi kebijakan registrasi prabayar. Kami menyadari upaya ini tidak mudah mengingat pelanggan Telkomsel tersebar di seluruh Indonesia, tidak hanya di kota besar, namun juga hingga rural, pedesaan, pelosok dan perbatasan negara,” kata Sukardi.

 

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya