Pabrik Garam di Kupang Berkapasitas 325.000 Ton Targetkan Berproduksi 2018

Oleh: Newswire 25 April 2018 | 07:52 WIB
Pabrik Garam di Kupang Berkapasitas 325.000 Ton Targetkan Berproduksi 2018
Ilustrasi./Antara-Zabur Karuru

Bisnis.com, KUPANG—PT Puncak Keemasan Garam Dunia (PKGD) manargetkan produksi garam di Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur mencapai 310.900 ton/tahun guna memenuhi kebutuhan garam nasional.

Direktur PT Puncak Keemasan Garam Dunia, Ziwan Hardiawan ketika dihubungi dari Kupang, Rabu (25/4/2018), mengatakan produksi garam bisa ditingkatkan mencapai 400.000 ton/tahun apabila kawasan tambak garam seluas 3.720 haktare dikelola secara optimal.

Melimpahnya produksi garam itu karena iklim seperti di Kabupaten Kupang sangat mendukung terhadap peningkatan produksi garam sehingga mampu meningkatkan produksi hingga menembus 400.000 ton/tahun.

"Kami optimistis produksi garam di wilayah Kabupaten Kupang bisa mencapai 400.000 ton/tahun karena potensi garam di daerah itu sangat melimpah dan kualitasnya sangat bagus dan iklimnya sangat mendukung," tegas Ziwan.

Ziwan mengatakan, pembangunan industri garam direalisasikan pada tahun 2018 apabila semua semua perizinan sudah telah terpenuhi.

Menurut Ziwan, terhadap pengembangan garam di Kabupaten Kupang yang menjadi lumbung garam di provinsi berbasis kepulauan itu menelan investasi sebesar Rp1,8 triliun diperuntukan bagi pembangunan pabrik garam dengan kapasitas produksi mencapai 325.000 ton/tahun.

"Kami akan membangun pabrik pengolahan garam industri di Kabupaten Kupang guna mendukung peningkatan produksi garam dari NTT," tegasnya.

Selain membangun pabrik lanjut Ziwan, juga dibangun pembangkit listrik tenaga diesel, membangun instalasi air laut menjadi air tawar untuk proses pencucian garam.

"PT PKGD akan membangun dermaga sehingga mempercepat pengiriman garam ke Pulau Jawa," kata Ziwan.

Ia mengakui garam industri yang diproduksi PT PKGD merupakan garam sesuai standar mutu garam untuk kebutuhan bahan baku haram konsumsi beriodium serta garam industri aneka pangan.

Dalam pengembangan potensi garam PT PKGD akan mengandeng masyarakat lokasi sebagai mitra usaha.

"Kami akan membeli juga garam yang diproduksi masyarakat lokal sehingga ekonomi masyarakat juga semakin berkembang dangan adanya industri garam di daerah itu," tegas Ziwan.

 

Sumber : Antara

Editor: Miftahul Ulum

Berita Terkini Lainnya