Tingkat Konsumsi Listrik di Bali Mulai Rebound

Oleh: Feri Kristianto 20 April 2018 | 19:50 WIB
Tingkat Konsumsi Listrik di Bali Mulai Rebound
Teknisi Pengerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) mengerjakan perawatan jaringan listrik/JIBI-Paulus Tandi Bone

Bisnis.com, DENPASAR—PLN Distribusi Bali memprakirakan tingkat konsumsi daya listrik di daerah ini pada akhir 2018 akan berada kisaran pada 4%-5%.

GM PLN Area Distribusi Bali I Nyoman Suwarjoni Astawa menyatakan tingkat pencapaian itu dapat dicapai apabila tren konsumsi daya listrik sama seperti periode Januari-Maret 2018.

Hingga tiga bulan pertama tahun ini, konsumsi listrik di Pulau Dewata mengalami pertumbuhan sebesar 0,33%

“Konsumsi sudah pernah mencapai beban puncak 852 MW dan itu sudah menunjukkan mulai rebound. Dari sisi konsumsi sudah positif 0,33%,” tutur Joni pada Jumat (20/4/2018).

Dia menduga membaiknya tingkat konsumsi itu dipengaruhi faktor kunjungan wisman terlihat dari bandara yang terus penuh. Selain itu, suhu udara di Bali dirasakan sangat panas sejak beberapa minggu ini.

Kondisi itu berbanding terbalik dengan tahun lalu yang sepanjang tahun turun hujan terus sehingga temperatur turun sekitar setengah derajat. Adapun pada saat ini dengan suhu udara panas meningkatkan penggunaan konsumsi karena penggunaan air conditioner (AC).

“Akan ada juga beberapa hotel tambah dan beberapa hotel akan tutup. Kalau tren seperti bisa 4-5%. Itu sudah bagus,” jelasnya.

PLN Area Distribusi Bali mencatat pada periode Januari-November 2017 realisasi penjualan listrik tumbuh negatif 0,03%. Jauh lebih rendah jika dibandingkan dengan pertumbuhan periode sama tahun lalu yang masih sebesar 11,61%.

Pada 2017, rerata konsumsi listrik hanya pada kisaran 3 Twh per bulan, sedangkan pada 2016 mencapai 5 Twh per bulan.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya