BPD Bali Kini Melayani Asuransi Upacara Ngaben

Oleh: Ni Putu Eka Wiratmini 17 April 2018 | 14:43 WIB
Kiri kanan : Pelaksana tugas Sementara (Plts) Direktur BPD Bali Ketut Nurcahya, Direktur Marketing Channel Distribusi Bancassurance PT Equity Life Indonesia Tania Chandra, dan Direktur Pemasaran Equity Life Indonesia Christinawati Hadirman berfoto bersama usai meluncurkan tiga produk asuransi hasil kerja sama keduanya.

Bisnis.com, DENPASAR -- Nasabah Bank BPD Bali kini mendapat layanan proteksi baru yakni Asuransi Jiwa Pitra Yadnya untuk memudahkan masyarakat dalam melakukan Upacara Ngaben.

Asuransi ini merupakan bentuk kemitraan antara PT Bank Pembangunan Daerah (BPD Bali) dengan PT Equity Life Indonesia. Keduanya baru saja mengumumkan kerja sama untuk melayani nasabah BPD Bali pada Selasa (17/4/2018).

Adapun keduanya bekerja sama untuk memasarkan tiga produk bancassurance yakni Asuransi Pitra Yadnya, Bali Dwipa Proteksi Investama, dan Asuransi Jiwa Kumpulan Berjangka yang memang dibuat khusus untuk memenuhi kebutuhan proteksi nasabah BPD Bali.

Pelaksana tugas Sementara (Plts) Direktur BPD Bali Ketut Nurcahya mengatakan kerja sama ini bertujuan untuk makin meningkatkan layanan ke nasabah. Mulai dari keperluan nasabah dalam melakukan upacara hingga saat bertransaksi di ATM BPD Bali.

“Kita sebetulnya banyak kerja sama dengan pihak asuransi, dengan melalui pembicaraan dan negosiasi bersama Equity, ini tiga produk yang kita sampaikan,” katanya, Selasa (17/4/2018).

Kata dia, ketiga produk ini memiliki keunikannya masing-masing. Pertama, Asuransi Jiwa Pitra Yadnya akan melayani nasabah dalam melakukan tradisi dan bentuk penghormatan bagi anggota keluarga yang berpulang. Sering kali, masyarakat Bali dihadapkan kesulitan pendanaan saat melaksanakan Upacara Pitra Yadnya, salah satunya Ngaben. Diharapkan, dengan Asuransi Pitra Yadnya, nasabah BPD Bali bisa mendapatkan ketenangan pikiran untuk melaksanakan Upacara Ngaben dengan lancar tanpa terkendala biaya.

Dengan premi yang fleksibel yakni dimulai dari Rp100 ribu, nasabah BPD Bali tidak hanya mendapatkan perlindungan jiwa seumur hidup maupun ketika meninggal dunia akibat sebab apapun, tetapi hingga pelaksanaan upacara Ngaben. Asuransi ini pun dapat ditambahkan dengan proteksi tambahan antara lain pembebasan premi jika terjadi risiko cacat tetap total dan perlindungan atas risiko penyakit kritis.

Sementara, asuransi Bali Dwipa Proteksi Investama, menggabungkan proteksi dan investasi yang dapat memberikan santunan dan nilai tunai. Nasabah BPD Bali tidak hanya mendapatkan perlindungan jiwa seumur hidup dengan menfaat investasi saja, namun juga manfaat lainnya seperti santunan jika terjadi risiko meninggal dunia, kecelakaan, terdiagnosis penyakit kritis, hingga pembebasan premi jika terjadi risiko cacat tetap total. Proteksi ini pun memiliki tambahan khusus yaitu proteksi atas risiko cedera tubuh akibat perampokan di ATM atau teller saat nasabah bertransaksi.

Khusus bagi nasabah Tabungan Hari Tua (THT), BPD Bali bersama dengan Equity Life Indonesia memberikan perlindungan jiwa apabila terjadi risiko mninggal dunia akibat penyakit maupun kecelakaan atau catat total melalui Asuransi Jiwa Berjangka.

“Dengan perkembangan bisnis perbankan yang sudah seharusnya menjadi one stop financial institution di mana adanya kebutuhan pelayanan yang satu atap yang nyaman dan terpercaya, ini juga sebagai kebutuhan memberikan variasi produk, costumer acqusition dan retention di mana menarik nasabah non bank untuk menjadi nasabah, dan nasabah agar tidak berpindah ke bank lain, serta added value produk BPD Bali dan meningkatkan nilai brand,” katanya.

Menurutnya, Bancassurance dapat dijadikan sumber penghasilan untuk peningkatan fee base income. Sebab, selama ini telah terjadi penurunan Net Income Margin (NIM) yang selama ini menjadi sumber penghasilan utama Bank. Dengan diimbangi bancassurance akan menjadi salah satu sumber pendapatan Bank Non Bunga (non-risk).

“Pelaksanaan Bancassurance dilakukan dengan model bisnis referensi jadi Bank BPD Bali hanya mereferensikan produk asuransi yang dimiliki oleh Equity,” katanya.

Direktur Pemasaran Equity Life Indonesia Christinawati Hadirman mengatakan dengan jumlah nasabah yang cukup besar dan jaringan kantor yang tersebar di seluruh Pulau Dewata dan wiayah NTB, menjadikan kerja sama dengan BPD Bali akan sangat menguntungkan.

Menurutnya, kerja sama dengan BPD akan sangat menguntungkan karena pasarnya sangat luas dan mengkhusus yakni PNS. BPD Bali sendiri menjadi bank ketujuh di Indonesia yang diajak bekerja sama oleh Equity.

“Kami yakin bahwa dengan dipasarkannya ketiga produk ini tidak hanya akan meningkatkan pendapatan premi namun juga semakin memperkuat komitmen kami untuk memberikan solusi total dan layanan asuransi jiwa sekaligus menajukan pertumbuhan bisnis bancassurance serta menjangkau dan melayani lebih banyak masyarakat Indonesia, khususnya di Bali,” sebutnya.

Editor: Rustam Agus

Berita Terkini Lainnya