Ekspansi Bisnis, PayPal Menyuntik Modal ke LendUp

Oleh: Ropesta Sitorus 30 Juni 2017 | 00:45 WIB

Bisnis.com, JAKARTA - PayPal terus mengembangkan kerja sama dan akuisisi bentuk pelayanan baru untuk memaksimalkan keuntungan di tengah persaingan yang ketat.

Baru-baru ini, PayPal Holdings Inc menyuntik modal bagi LendUp, yakni perusahaan fintech yang berbasis di San Fransisco, California, Amerika Serikat. LendUp bergerak dalam bisnis pemberian pinjaman secara online kepada konsumen yang ditolak perbankan karena dinilai terlalu berisiko.

Dilansir dari Reuters, Kamis (29/6/2017), LendUp menyatakan bahwa pihaknya telah memastikan masuknya investasi strategis dari PayPal pada Rabu lalu. Hanya saja, perusahaan tidak mengungkapkan isi perjanjian yang disepakati. Di lain pihak, PayPal juga dikatakan telah mengkonfirmasi investasi tersebut.

CEO LendUp Sasha Orloff, dalam wawancara terpisah, menyebutkan pihaknya berencana menggunakan tambahan modal segar itu untuk mengembangkan basis konsumen dan juga mengembangkan sistem bisnisnya.

"Dan Schulman [CEO Paypal] selama ini sangat fokus terkait dukungan bagi kalangan yang dinilai tidak layak," kata Orloff.

Sebagai informasi, LendUP yang didirikan sejak 2012 merupakan salah satu dari perusahaan teknologi yang mengubah proses pemberian pinjaman sehingga konsumen dan pelaku usaha online skala kecil dapat mengakses pinjaman secara lebih mudah dan murah.

LendUp menawarkan produk yang diyakini dapat membantu konsumen terutama yang berpenghasilan rendah dan tidak tetap untuk menyehatkan keuangannya.

Sumber : JIBI

Editor: Pamuji Tri Nastiti

Berita Terkini Lainnya