Senin, 01 September 2014 RSS Feed ePaper Indonesia Business Daily

PEMILU 2014: Perhitungan Cepat Hasil Pileg Mulai Pukul 13.00

Yusran Yunus   -   09 April 2014, 08:57 WIB

TERKAIT

Bisnis.com, JAKARTA - Hasil perolehan suara pemilihan umum legislatif yang dilangsungkan hari ini (9/4/2014) dijadwalkan mulai dapat ditayangkan secara real time pada pukul 13.00 WIB dari perhitungan cepat (quick count) yang dilaksanakan Radio Republik Indonesia dan LKBN Antara.

"Tayangan berupa data seketika (realtime) itu mulai dilakukan pada pukul 13.00-17.00 WIB hingga sampling 100% terhitung semua," kata M.Kabul Budiono, Direktur Program dan Produksi RRI, sebagaimana dikutip Antara.

RRI menerjunkan 2.000 sukarelawan nonpartisan parpol ke berbagai TPS yang tersebar dari Sabang sampai Merauke.

Sukarelawan melaporkan melalui masing-masing telepon genggam ke pusat data RRI yang kemudian diolah dan ditampilkan ke dalam bentuk grafik perolehan suara tiap partai politik peserta pemilu.

"Kami memastikan datanya akurat dan RRI tetap independen. Dalam pekerjaan ini kami juga memiliki konsultan ahli dari sebuah lembaga survei ternama yang berpengalaman melakukan hitung cepat," ujarnya.

Sebanyak 186 juta yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) Pemilihan Umum akan menyalurkan hak suaranya pada pemilihan umum legislatif pada 9 April 2014.

Tercatat 200.000 calon legislatif akan dipilih para pemilih, terdapat 19.699 total kursi legislatif yang diperebutkan terdiri dari 560 kursi DPR RI, 132 kursi DPD, 2.112 kursi DPRD Provinsi dan 16.895 kursi DPRD Kabupaten/Kota.

Berdasarkan jadwal yang telah ditetapkan KPU, tempat pemungutan suara (TPS) sudah dibuka mulai pukul 07.00 waktu setempat. Bagi yang sudah terdaftar dalam daftar pemilih tetap (DPT) atau daftar pemilih khusus (DPK), cukup membawa formulir C6 yang merupakan surat pemberitahuan.


Editor : Ema Sukarelawanto

 

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.