Sabtu, 01 November 2014 RSS Feed ePaper Indonesia Business Daily

PESAWAT MH370 HILANG: Ini Data Terbaru Versi PM Malaysia

Eries Adlin   -   15 Maret 2014, 18:44 WIB

TERKAIT

Bisnis.com, SEPANG: Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Najib Razak menyampaikan data terbaru tentang pencarian pesawat Malaysia Airlines (MAS) dengan kode penerbangan MH370 yang membawa 239 penumpang.

Menurut data baru, komunikasi terakhir antara pesawat dan satelit itu pada 08:11 waktu Malaysia pada Sabtu 8 Maret. Tim investigasiini membuat perhitungan lebih lanjut yang akan menunjukkan seberapa jauh pesawat dapat terbang setelah titik terakhir ini kontak . Hal ini akan membantu kita untuk memperbaiki pencarian. dan Malaysia Tetap Bantah Kemungkinan Pembajakan

“Karena jenis data satelit, kami tidak dapat mengkonfirmasi lokasi yang tepat dari pesawat ketika itu terakhir melakukan kontak dengan satelit,” kata PM Najib dalam penjelasannya kepada pers, Sabtu 15 Maret 2014, di Sepang.

Berikut cuplikan pidato PM Najib:

Berdasarkan data baru ini , otoritas penerbangan dari Malaysia dan komunitas internasional mereka telah menentukan bahwa komunikasi terakhir pesawat dengan satelit berada di salah satu dari dua koridor yang mungkin dilalui.

Pertama,  Koridor Utara yang membentang sekitar dari perbatasanKazakhstan dan Turkmenistan ke utara Thailand. Kedua  koridor Selatan membentang kira-kira dari Indonesia ke Samudera Hindia bagian selatan. “Tim investigasi bekerja untuk lebih menyempurnakan informasi.”

Dengan perkembangan terakhir ini, pihak berwenang Malaysia telah memfokuskan kembali penyelidikan kepada awak dan penumpang. Meskipun laporan media bahwa pesawat itu dibajak , saya ingin menjadi sangat jelas : Kami masih menyelidiki segala kemungkinan apa yang menyebabkan MH370 menyimpang dari jalur penerbangan aslinya .

Informasi satelit baru bisa saja memberikan dampak yang signifikan terhadap cara dan lingkup operasi pencarian. Kami mengakhiri operasi kami di Laut Cina Selatan dan menilai kembali pemindahan perlengkapan kami. Kami bekerja sama dengannegara-negara yang relevan untuk meminta semua informasi yang relevan dengan pencarian, termasuk data radar .

Sebagai dua koridor baru melibatkan banyak negara, kedutaan asing yang relevan telah diundang untuk briefing pada informasi baru hari ini oleh Kementerian Luar Negeri Malaysia dan para ahli teknis. Saya juga telah menginstruksikan Kementerian Luar Negeri untuk memberikan briefing penuh kepada pemerintah asing yang memiliki penumpang di pesawat . Pagi ini , Malaysia Airlines telah menginformasikan keluarga para penumpang dan awak dari perkembangan baru ini .

Jelas, pencarian MH370 telah memasuki babak baru . Selama tujuh hari terakhir , kami telah mengikuti setiap petunjuk dan melihat ke setiap kemungkinan . Untuk keluarga dan teman-teman dari mereka yang terlibat , kami berharap informasi baru ini membawa kita satu langkah lebih dekat untuk menemukan pesawat.

Kabar terbaru yang diperoleh sehubungan kehilangan pesawat Malaysia Airlines (MAS) MH370 memberikan harapan kepada keluarga bahwa penumpang pesawat.

Orang tua penumpang, Selamat Omar, 60, mengatakan pengumuman yang dibuat Perdana Menteri, Datuk Seri Najib Razak memberi harapan baru kepada beliau dan keluarga.

"Setidaknya kami bisa menaruh harapan pesawat itu berada dalam kondisi baik dan semua penumpang selamat," katanya kepada media di Hotel Everly, Sabtu (15/3/2014).

Dia mengatakan hal itu setelah menonton pengumuman oleh Perdana Menteri tentang perkembangan terbaru kehilangan MH370 di televisi. 


Source : JIBI/Kabar24.com

Editor : Ema Sukarelawanto

Dapatkan Indonesia Business Daily US$5/Minggu via Internet Banking Mandiri, BCA, BNI, Permata. Klik disini!
Ikuti berita Bisnis.com melalui smartphone Android dengan aplikasi Android Apps Bisnis.com. Download di Google Play!
 
Reader's Choice: Pilih Topik menarik untuk Diulas oleh Harian Bisnis Indonesia. Klik disini!

Layak disimak

Komentar :

DISCLAIMER:

Komentar yang tampil menjadi tanggungjawab sepenuhnya pengirim, bukan merupakan pendapat atau kebijakan redaksi BISNIS.com. Redaksi berhak menghapuskan dan atau menutup akses bagi pengirim komentar yang dianggap tidak etis, berisi fitnah, atau diskriminasi suku, agama, ras dan antargolongan.